Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Cabang Dukung Puan Relawan Lirik Ganjar

Gaudensius Suhardi Dewan Redaksi Media Group
17/6/2021 05:00
Cabang Dukung Puan Relawan Lirik Ganjar
Gaudensius Suhardi Dewan Redaksi Media Group(MI/Ebet)

SEMBILAN bulan lagi menuju persiapan pemilu legislatif dan pemilu presiden yang digelar serentak pada 2024. Jika pemilu digelar pada 28 Februari 2024, tahapan persiapan dimulai 25 bulan sebelumnya.

Tahapan persiapan Pemilu 2024 dimulai Maret 2022 yang tinggal sembilan bulan lagi dari sekarang. Menuju persiapan itu, atmosfer politik internal partai politik, terutama PDIP, disesaki wacana calon presiden.

Aroma persaingan antara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR Puan Maharani, keduanya kader PDIP, berembus kencang. Sejumlah elemen relawan Jokowi terang-terangan mendukung Ganjar, Puan dapat dukungan struktural.

Gerakan mendukung Puan di jalur struktural partai mulai bermunculan di Jawa Tengah. Muncul dalam rapat kerja cabang, antara lain di Kebumen, Purbalingga, dan Banjarnegara. Rapat mengusulkan Puan sebagai capres pada Pilpres 2024.

Di luar Jawa juga bermunculan. Misalnya Rakerda DPD PDIP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Secara aklamasi seluruh DPC dan DPD PDIP Provinsi Bangka Belitung mengusulkan Puan Maharani sebagai capres pada Pilpres 2024.

Tes ombak juga dilakukan dengan memasang baliho bergambar Puan yang kini bermunculan di Jawa Timur. Dalam baliho berukuran raksasa itu tampak dua foto Puan berbaju merah mengepalkan tangan kanan dan berbaju hitam sedang bicara di podium. Terselip pesan Soekarno berbunyi, “Barang siapa ingin mutiara, harus berani terjun di lautan yang dalam.”

Makna kata mutiara Bung Karno itu sangat dalam. Dalam buku Di Bawah Bendera Revolusi, Bung Karno bicara tentang kepemimpinan yang bijaksana dalam menimbang, orisinal dalam pikiran, tegas, dan tangkas dalam tindakan, itulah kombinasi yang dapat mengatasi pergolakan dalam pertumbuhan nasional.

“Saya menganjurkan adanya jiwa yang tangkas dan dinamis. Jiwa yang tidak takut kepada perobahan. Jiwa yang berani mengadakan perobahan kalau perlu. Jiwa yang berani think and rethink, berani shape and reshape, berani make and remake. Jiwa yang berani terjun ke dalam lautan bergelora, untuk menyelam mencari mutiara!”

Ganjar sesungguhnya juga sedang menyelam mencari mutiara. Sekelompok orang sudah mendeklarasikan gerakan dukung Ganjar. Namanya Ganjarist, Ganjar Pranowo untuk Indonesia Satu. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai aktivis, pengusaha, profesional, ibu rumah tangga, hingga mahasiswa.

Akankah Ganjar menempuh jalan Joko Widodo pada 2014? Ketika itu Jokowi tidak diperhitungkan dalam internal partainya, tapi dukungan relawan mengalir deras. Dalam berbagai survei jelang Pilpres 2014, nama Jokowi selalu berada di papan atas, sama seperti Ganjar saat ini. Pada akhirnya restu PDIP jatuh kepada Jokowi. Saat ini pemilih Jokowi melirik Ganjar.

Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) teranyar mengorelasikan kepuasan kinerja Presiden Jokowi dengan dukungan terhadap Ganjar. "Ada kecenderungan bahwa mereka yang puas dengan kinerja Presiden Jokowi itu cenderung memilih Pak Ganjar Pranowo walaupun mereka ini bukan massa pemilih PDIP," kata Manajer Program SMRC Saidiman Ahmad, Minggu (13/6).

Saidiman merinci, sebanyak 75,6% responden tercatat merasa puas terhadap kinerja Jokowi. Dari angka itu, 43,9% di antaranya memilih Ganjar sebagai capres. Kemudian, 23,3% memilih Prabowo Subianto, dan 22,3% memberikan dukungan kepada Anies Baswedan.

Keberadaan relawan jangan dipandang sebelah mata mesti partai politik memegang monopoli pencalonan presiden. Bambang Arianto dalam tulisannya di Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (2014) menyebutkan hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan jumlah mesin partai yang bergerak dalam setiap pemilu hanya berkisar 9%, sisanya digerakan aktor lain seperti relawan politik.

Karena itulah, Bambang Arianto menyimpulkan peran relawan politik dalam konstelasi politik Indonesia seolah telah menjadi pilar utama pelembagaan demokrasi. Dengan cara masing-masing, para relawan politik tidak jarang bergerak tanpa koordinasi dan terstruktur, tetapi dapat bergerak sendiri untuk mendukung calon presiden pilihannya.

Relawan menjadi pilar utama Pipres 2024, arah dukungan relawan Jokowi itut menentukan kemenangan. Presiden Joko Widodo meminta tim sukarelawannya untuk terus bersabar dan tidak tergesa-gesa. Ia menyebutkan, pada saat yang tepat, dirinya menyampaikan ke arah mana kapal besar relawan Jokowi akan diarahkan.

Relawan itu ibarat magma yang dahsyat kekuatannya setiap kali kontestasi. Karena itu, jika ingin memenangi kontestasi Pilpres 2014, rebutlah simpati relawan mulai dari sekarang.



Berita Lainnya
  • Mengorupsi Korupsi

    26/2/2026 05:00

    SOAL korupsi, negeri ini benar-benar jagonya.

  • Membersihkan Seragam Kusam

    25/2/2026 05:00

    SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan

  • Utang Budi

    24/2/2026 05:00

    JIKA paspor bisa berganti warna, semoga nurani tak ikut memudar'.

  • Membaca Arah

    23/2/2026 05:00

    PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik. 

  • Rem Keserakahan

    20/2/2026 05:00

    "SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."  

  • Cuci Tangan ala Jek

    19/2/2026 05:00

    SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.

  • Imsak Kebangsaan

    18/2/2026 05:00

    MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.

  • Bahlil Melawan Abuleke

    16/2/2026 05:00

    LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

  • Sunyi yang Mematikan

    13/2/2026 05:00

    ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.

  • BPJS yang Mendadak Hilang

    12/2/2026 05:00

    DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.

  • Antara Empati dan Kepuasan Tinggi

    11/2/2026 05:00

    DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.

  • Ketika Moral Rapuh

    10/2/2026 05:00

    SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan

  • Melampaui Sejarah

    09/2/2026 05:00

    TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.

  • Melindungi Konsumen

    06/2/2026 05:00

    LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.

  • Duka Ngada Aib Negara

    05/2/2026 05:00

    'Kertas Tii Mama Reti (Surat buat Mama Reti) Mama Galo Zee (Mama saya pergi dulu)

  • Tipu Daya Judol

    04/2/2026 05:00

    JUDI online (judol) sejatinya bukanlah sebuah permainan keberuntungan. Ia barangkali salah satu mesin penipu paling canggih yang pernah diciptakan.