Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Vaksin Covid-19 tak Perlu Halal

Usman Kansong Dewan Redaksi Media Group
11/12/2020 05:00
Vaksin Covid-19 tak Perlu Halal
Usman Kansong Dewan Redaksi Media Group(MI/Ebet)

KESELAMATAN rakyat hukum tertinggi. Begitu adagium yang sering kita dengar atau baca belakangan ini. Saking sering mendengar dan membacanya, kita sampai hafal di dalam kepala, bukan di luar kepala. Bahasa latinnya, solus populi suprema lex, pun kita hafal dan fasih mengucapkannya.

Adagium keselamatan rakyat hukum tertinggi kita baca dan dengar selama pandemi covid-19 melanda dunia. Pandemi covid-19 merupakan situasi darurat. Itu artinya adagium itu berlaku dalam situasi darurat.

Adagium keselamatan rakyat hukum tertinggi berlaku universal dalam situasi darurat kapan dan di mana pun. Ia berlaku bukan hanya bagi hukum negara, melainkan juga semestinya hukum agama, sejauh dalam situasi darurat.

Dalam Islam, misalnya, dalam situasi kelaparan dan tidak ada makanan lain selain, katakanlah babi, muslim diperbolehkan mengonsumsinya. Muslim haram memakan babi dalam situasi normal. Itu artinya dalam situasi darurat yang haram jadi halal.

Logikanya, bila sesuatu yang jelas-jelas haram jadi halal dalam situasi darurat, sesuatu yang belum jelas haramnya semestinya otomatis halal dalam situasi serupa. Vaksin covid-19, misalnya, yang belum diketahui haramnya, semestinya otomatis halal karena kita berada dalam situasi darurat pandemi covid-19. Tak perlu repotrepot bikin fatwa segala.

Adagium keselamatan rakyat hukum tertinggi menyiratkan keutamaan akan keselamatan, keamanan, kesehatan, kehidupan. Agama pasti mengutamakan keselamatan dan kehidupan manusia. Kita halal mengonsumsi babi karena bila kita tidak mengonsumsinya kita mati kelaparan. Kita halal mengonsumsi babi supaya kita tetap hidup. Kita halal mengonsumsi babi demi mempertahankan kehidupan.

Vaksinasi covid-19 penting untuk meningkatkan imunitas manusia terhadap serangan virus korona yang mematikan, yang sampai kemarin telah membunuh 1,5 juta lebih manusia di muka bumi. Tak diragukan vaksin Sinovac dan lainnya sangat penting untuk menyelamatkan kehidupan manusia. Vaksin exit strategy utama dari pandemi covid-19.

Oleh karena itu, kita sebetulnya tak memerlukan fatwa untuk kehalalan vaksin. Majelis Ulama Indonesia tak perlu repot-repot bersidang untuk menerbitkan fatwa halal bagi vaksin covid-19. Pemerintah dan rakyat tak perlu repot-repot menunggu MUI mengeluarkan fatwa halal untuk vaksin covid-19. Vaksin otomatis halal.

Badan Pengawas Obat dan Makanan yang semestinya repot mengawasi dan menentukan keamanan vaksin covid-19. Keamanan vaksin lebih utama daripada kehalalannya.

Di Malaysia, vaksin covid-19 tak perlu halal. Menurut Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah, keputusan vaksin covid-19 tak perlu halal justru untuk menghilangkan kekhawatiran kaum muslim ketika divaksinasi. Dengan logika terbalik, keperluan akan fatwa halal vaksin covid-19 malah menghadirkan kekhawatiran kaum muslim di Indonesia.

Baiklah, sebagai bangsa yang punya ‘falsafah’ kalau bisa dibikin repot untuk apa dibuat simpel, kita pun berepot-repot dahulu demi berhalal-halal kemudian. Kita berharap MUI dalam waktu tidak terlalu lama mengeluarkan fatwa halal. Bila ditemukan bahan-bahan haram di dalamnya, vaksin harus dinyatakan halal. Alasannya, ya itu tadi, vaksin menjaga kehidupan di situasi darurat pandemi covid-19.

MUI kiranya lebih bagus bikin fatwa vaksinasi wajib hukumnya bagi muslim yang mesti divaksinasi berdasarkan aturan pemerintah. Gitu aja kok repot.



Berita Lainnya
  • Mengorupsi Korupsi

    26/2/2026 05:00

    SOAL korupsi, negeri ini benar-benar jagonya.

  • Membersihkan Seragam Kusam

    25/2/2026 05:00

    SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan

  • Utang Budi

    24/2/2026 05:00

    JIKA paspor bisa berganti warna, semoga nurani tak ikut memudar'.

  • Membaca Arah

    23/2/2026 05:00

    PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik. 

  • Rem Keserakahan

    20/2/2026 05:00

    "SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."  

  • Cuci Tangan ala Jek

    19/2/2026 05:00

    SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.

  • Imsak Kebangsaan

    18/2/2026 05:00

    MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.

  • Bahlil Melawan Abuleke

    16/2/2026 05:00

    LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

  • Sunyi yang Mematikan

    13/2/2026 05:00

    ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.

  • BPJS yang Mendadak Hilang

    12/2/2026 05:00

    DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.

  • Antara Empati dan Kepuasan Tinggi

    11/2/2026 05:00

    DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.

  • Ketika Moral Rapuh

    10/2/2026 05:00

    SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan

  • Melampaui Sejarah

    09/2/2026 05:00

    TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.

  • Melindungi Konsumen

    06/2/2026 05:00

    LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.

  • Duka Ngada Aib Negara

    05/2/2026 05:00

    'Kertas Tii Mama Reti (Surat buat Mama Reti) Mama Galo Zee (Mama saya pergi dulu)

  • Tipu Daya Judol

    04/2/2026 05:00

    JUDI online (judol) sejatinya bukanlah sebuah permainan keberuntungan. Ia barangkali salah satu mesin penipu paling canggih yang pernah diciptakan.