Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KERUSUHAN melanda Swedia akhir Agustus 2020. Pemicunya, pembakaran salinan Alquran yang dilakukan aktivis kelompok sayap kanan anti-Islam. Kelompok penentang pembakaran salinan kitab suci umat Islam itu berunjuk rasa dan bentrok dengan polisi.
Pendeta Kristen Terry Jones mengancam membakar salinan Alquran pada 2011. Terry Jones menganggap Islam harus bertanggung jawab atas serangan teroris 11 September 2001. Karena banyak mendapat kecaman, Pendeta Jones urung melaksanakan ancamannya. Namun, dua pengikutnya dikabarkan betul-betul membakar Alquran.
Pengunjuk rasa di Portland, Amerika Serikat, membakar Alkitab dan bendera Amerika awal Agustus 2020. Unjuk rasa disertai pembakaran salinan kitab suci umat kristiani itu dipicu kematian pria kulit hitam George Flyod di tangan polisi Mei 2020.
Pada Januari 2013, Ibrahim Ali mengajak warga muslim Malaysia menyita dan membakar salinan Alkitab yang menyebut kata ‘Allah’ di dalamnya. Menurutnya, menggunakan kata ‘Allah’ untuk kata Tuhan atau ‘God’ dalam bahasa Inggris hanya boleh digunakan umat Islam. Ibrahim Ali ialah ketua Perkasa, kelompok yang mendorong hak-hak etnik muslim Malaysia dan memiliki hubungan dekat dengan koalisi pemerintah. Umat Kristen dan Dewan Pengacara mendesak pemerintah Malaysia mencopot Ibrahim dari parlemen.
Kita tentu mengecam pembakaran salinan Alquran, Alkitab, serta kitab suci agama lain. Pembakaran salinan kitab suci biasanya didasarkan pada kebencian seperti pembakaran salinan Alquran di Swedia dan Amerika atau pembakaran salinan Alkitab di Portland, Amerika. Pembakaran salinan kitab suci kadang juga didasarkan pada perasaan paling benar atau paling berhak serupa seruan pembakaran salinan Alkitab di Malaysia. Pembakaran salinan kitab suci jelas melanggar kemerdekaan beragama.
Oleh karena itu, bila hendak mengutuk, kita semestinya mengutuk pembakaran salinan kitab suci agama apa pun. Kita jangan cuma mengutuk ketika salinan kitab suci agama yang kita anut yang dibakar.
Tulisan ini memakai frasa ‘salinan kitab suci’, ‘salinan Alquran’, atau ‘salinan Alkitab’. Berita-berita di media Tanah Air biasanya juga menggunakan frasa ‘salinan Alquran’ atau ‘salinan Alkitab’. Pun beritaberita di media berbahasa Inggris selalu menggunakan frasa ‘copies of Quran’.
Penggunaan kata ‘salinan’ atau ‘copies’ tentu punya makna dan tujuan. Makna dan tujuannya kira-kira janganlah membalas pembakaran satu kitab suci dengan membakar kitab suci lain. Janganlah umat Islam membakar salinan Alkitab sebagai pembalasan atas pembakaran salinan Alquran oleh umat Kristen. Janganlah pula umat Kristen membakar salinan Alquran sebagai pembalasan atas pembakaran salinan Alkitab oleh umat Islam.
Kitab suci yang dibakar sesungguhnya kopi, salinan. Kitab suci yang dibakar ialah barang cetakan. Gampangnya, bila salinan kitab suci dibakar, dirobek, atau dirusak, cetak saja yang baru. Kita bahkan bisa mencetaknya lebih banyak daripada jumlah salinan kitab suci yang dibakar. Dibakar satu, dicetak seribu.
Pada Mei 2017 tersiar kabar terjadi pembakaran Alkitab di Jayapura, Papua. Jayapura memanas. Muncul unggahan di Twitter, “Lagi rame di Jayapura soal sangkaan pembakaran Alkitab oleh oknum aparat. Respon masyarakat: kalo betul dibakar, nanti cetak lagi to…” Unggahan ini semestinya langsung bikin adem Jayapura.
Bagaimanapun, kita bisa mengategorikan pembakaran salinan kitab suci sebagai kejahatan sehingga kita boleh mengecamnya. Akan tetapi, ada kejahatan lebih mengerikan daripada membakar salinan kitab suci, yakni tidak membacanya. Kejahatan tidak membaca salinan kitab suci lebih mengerikan daripada kejahatan membakar salinan kitab suci.
BUPATI Pati, Jawa Tengah, Sudewo kembali menjadi atensi. Dia ditangkap tangkap oleh KPK karena diduga jual beli jabatan. OTT itu terjadi pada waktu yang tepat, sangat tepat.
REPUBLIK ini kiranya sedang berada dalam situasi kontradiksi yang meresahkan. Kontradiksi itu tersaji secara gamblang di lapisan-lapisan piramida sosial penduduk.
KITA tidak harus paling benar, yang penting paling berhasil. Itulah filosofi Vietnam.
SEJARAH Republik ini mencatat 15 Januari sebagai tanggal yang tidak netral. Pada hari itulah suara mahasiswa pernah mengguncang kekuasaan.
INDONESIA memang negeri yang kaya. Kaya sumber daya alam, kaya budaya, dan kiranya juga kaya kreativitas kejahatannya, termasuk korupsi.
Ya, mereka memang terkenal pada zaman masing-masing. Terkenal karena berkasus rasuah.
PEMERINTAH tampaknya kembali menarik napas lega. Defisit APBN 2025 memang melebar, tetapi masih di bawah ambang sakral 3% dari produk domestik bruto (PDB).
PENGADILAN Negeri Situbondo, Jawa Timur, punya cerita. Penegakan hukum di sana dikenal sangat tajam, terutama kepada mereka yang lemah
VENEZUELA kembali menjadi sorotan dunia. Kali ini bukan semata karena krisis ekonomi yang tak kunjung usai
APA hubungannya Nicolas Maduro dan Silfester Matutina? Tidak ada. Teman bukan, saudara apalagi.
INI cerita tentang Indonesia yang barangkali membahagiakan, tapi juga sekaligus bisa menjadi peringatan.
ANGKA lima seolah 'ditakdirkan' melekat dalam 'tubuh' negeri ini pada satu dekade terakhir.
SEPERTI kue donat yang berlubang di tengah. Begitulah demokrasi negeri ini akan tampak jika pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota dikembalikan kepada DPRD.
ADAKAH berita baik di sepanjang 2025? Ada, tapi kebanyakan dari luar negeri. Dari dalam negeri, kondisinya turun naik
SETIAP datang pergantian tahun, kita selalu seperti sedang berdiri di ambang pintu. Di satu sisi kita ingin menutup pintu tahun sebelumnya dengan menyunggi optimisme yang tinggi.
SETIAP pergantian tahun, banyak orang memaknainya bukan sekadar pergeseran angka pada kalender, melainkan juga jeda batin untuk menimbang arah perjalanan bersama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved