Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu keuntungan kita sebagai negara kepulauan adalah wabah covid-19 tidak menyebar luas ke seluruh wilayah Indonesia. Dari lebih 17 ribu pulau yang kita miliki, tidak semuanya menjadi tempat keluar-masuk orang secara terbuka. Tidak usah heran apabila dari 514 kabupaten/kota yang ada di Indonesia, ada yang sama sekali tidak terjangkiti covid-19.
Pemantauan yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mendapatkan ada 102 kabupaten/kota yang dikategorikan sebagai daerah hijau karena memang tidak ada kasus yang terjadi. Dalam upaya menghidupkan masyarakat produktif dan aman covid-19, 102 kabupaten/kota itulah yang dipersilakan memulai kembali kegiatan masyarakatnya.
Tentu kondisi ini disadari akan bergerak secara dinamis. Karena itulah monitoring dan evaluasi dilakukan secara ketat dalam pelaksanaan masyarakat produktif dan aman covid-19. Gugus Tugas memantau perkembangan yang terjadi setiap hari dan langkah penyelamatan akan dilakukan setiap kali terjadi perubahan status.
Kita pantas saling belajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia, tanpa harus membandingkannya. Pandemi covid-19 setidaknya memberikan dua pelajaran penting. Pertama, tidak ada negara yang siap menghadapi pandemi yang baru dialami lagi masyarakat di dunia ini setelah lebih satu abad. Kedua, tidak ada resep yang bisa berlaku sama di semua negara.
Satu yang harus dihindari, jangan sampai krisis kesehatan mengimbas ke krisis sosial dan krisis ekonomi. Kita harus berupaya agar jangan sampai masyarakat terpapar covid-19, tetapi juga jangan sampai terkapar virus pemutusan hubungan kerja (PHK).
Negara sebesar AS saja tidak berdaya ketika 48 juta warganya terkena PHK. Rasa frustrasi yang dihadapi masyarakatnya membuat apa pun bisa menjadi pemantik kerusuhan sosial. Kematian George Floyd akibat tindakan berlebihan petugas polisi di Minneapolis, membuat negara adidaya itu sekarang membara.
Kita harus mencegah jangan sampai kondisi seperti itu terjadi di negara kita. Cukup sekali pengalaman pahit 1998 itu terjadi. Bukan hanya terlalu mahal harga yang harus kita bayar, melainkan juga dibutuhkan waktu lama untuk memulihkan luka yang terjadi.
Untuk itulah pemerintah mencari jalan keluar terbaik dari keadaan yang harus kita hadapi sekarang ini. Kita harus berupaya agar masyarakat tetap mempunyai harapan, tanpa harus mengabaikan kesehatannya.
Kita hargai upaya Gugus Tugas untuk membangun sebuah dashboard yang memungkinkan kita memantau wabah covid- 19 di tengah masyarakat. Dashboard yang dibangun dari data yang dikumpulkan dari lapangan dan dipadukan dengan sistem teknologi informasi yang dirancang khusus, memungkinkan kita mempunyai navigasi yang mampu mengambil keputusan yang tepat.
Pilihan menggerakkan masyarakat produktif dan aman covid-19 secara bertahap merupakan pilihan tepat. Kita memang harus mengedukasi masyarakat secara bertahap dalam mengantisipasi kenormalan baru yang harus dijalankan. Itu tidak mungkin dilakukan apabila semua kegiatan masyarakat dilakukan secara serentak.
Bangsa ini merupakan bangsa yang besar. Dari 260 juta lebih penduduknya, sebanyak 150 juta adalah angkatan kerja produktif. Mereka setiap hari bergerak dan itu otomatis menciptakan pergerakan manusia dan juga transportasi yang sangat besar. Penanganannya tentu harus juga dilakukan secara berhati-hati.
Apalagi kita masih menghadapi masalah disiplin. Kita harus mengakui bahwa bangsa itu cenderung tidak mau diatur dan ingin semuanya serbabebas. Anekdot yang sering dipakai untuk bangsa ini adalah “Sekali Merdeka, Merdeka Sekali!”
Padahal, bangsa yang maju adalah bangsa yang memiliki disiplin. Jauh lebih baik memiliki masyarakat yang tidak berpendidikan, tetapi tahu disiplin daripada bangsa yang berpendidikan, tetapi tidak memiliki disiplin.
Kunci utama dari keberhasilan menjalani masyarakat produktif dan aman covid-19 adalah ketika kita memiliki disiplin. Paling sederhana disiplin untuk selalu menggunakan masker, disiplin untuk selalu jaga jarak, disiplin untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, disiplin untuk berolahraga, tidur teratur, dan tidak panik, serta disiplin untuk mengonsumsi makanan bergizi.
Sekitar 64% masyarakat menginginkan pemerintah bersamaan menjalankan langkah menyelamatkan ekonomi dan mengutamakan kesehatan masyarakat. Langkah itu sudah mulai dilakukan Ketua Gugus Tugas Doni Monardo, Sabtu lalu. Sekarang tugas kita untuk sama-sama menjaga agar bagaimana kehidupan ini bisa kembali mulai berjalan tanpa melupakan keharusan kita menjaga kesehatan diri masing-masing.
ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.
DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.
DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.
SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan
TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.
LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.
'Kertas Tii Mama Reti (Surat buat Mama Reti) Mama Galo Zee (Mama saya pergi dulu)
JUDI online (judol) sejatinya bukanlah sebuah permainan keberuntungan. Ia barangkali salah satu mesin penipu paling canggih yang pernah diciptakan.
PATUT dicatat sebagai rekor nasional. Bila perlu dengan tinta tebal. Hanya dalam satu hari, lima pejabat otoritas keuangan mengundurkan diri.
HUKUM dan keadilan mestinya berada dalam satu tarikan napas. Hukum dibuat untuk mewujudkan keadilan.
DI negeri ini, keadilan tak jarang tersesat di tikungan logika dan persimpangan nalar.
RENCANA bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk 'pembangunan kembali Gaza' segera memantik pro dan kontra.
KEGAGALAN aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) ialah fakta berulang, bukan lagi dugaan.
ADA yang ganjil di pasar keuangan kita. Rupiah terkapar, bahkan menyentuh di kisaran 17 ribu per US$, level terendah sepanjang sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved