Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Lebaran Orang-Orang Kalah

Usman Kansong, Dewan Redaksi Media Group
23/5/2020 08:47
Lebaran Orang-Orang Kalah
Usman Kansong, Dewan Redaksi Media Group(MI/Ebet)

PUASA sesungguhnya mengajarkan disiplin diri. Kita disiplin menahan lapar dan haus serta segala yang membatalkannya. Kita bisa saja secara sembunyi-sembunyi, tanpa diketahui orang lain,  makan atau minum. Namun, kita tak melakukannya karena kita berkeyakinan Tuhan memantau dan mengetahui perbuatan kita.

Kita semestinya bisa memetik pelajaran disiplin berpuasa selama bulan Ramadan untuk juga berdisiplin menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi covid-19 ini. Kita bisa saja mengabaikan protokol kesehatan. Namun, kita tak melakukannya karena kita sadar virus korona senantiasa mengintai kita.

Dengan bekerja dari rumah, kita semestinya lebih disiplin lagi dalam berpuasa. Boleh jadi, banyak orang yang ketika di rumah berpuasa, tetapi ketika di luar rumah membatalkannya. Dengan bekerja dari rumah, ada keluarga yang memantau kita sehingga menghindarkan diri kita dari niat membatalkan puasa.

Pun kita bisa mengambil pelajaran disiplin berpuasa atau beribadah di rumah untuk kita terapkan dalam mencegah berjangkitnya virus korona. Kita makin disiplin menerapkan protokol kesehatan karena di dalam rumah, di dalam keluarga, kita saling menjaga, saling mengingatkan, untuk senantiasa disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

Apakah kita berhasil memetik pelajaran dari disiplin berpuasa itu? Tampaknya kita gagal. Disiplin berpuasa tidak berdampak pada disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebagian kita tidak disiplin tinggal di rumah. Sebagian kita berkeliaran dan berkerumun di pasar-pasar untuk jual-beli kebutuhan Lebaran.  Sebagian kita juga nekat mudik dengan berbagai cara, meski pemerintah sudah melarangnya.

Bila tidak disiplin, kita perlu didisiplinkan, dipaksa disiplin. Pemerintah melarang kerumunan salat Idul Fitri di masjid atau lapangan. Itu satu contoh bentuk pendisiplinan.  Pemerintah tidak melarang salat Idul Fitri, tetapi melarang kerumunannya. Pemerintah meminta kita salat Idul Fitri di rumah saja.

Idul Fitri identik dengan kemenangan. Namun, kemenangan Idul Fitri hanya milik mereka yang disiplin melaksanakan puasa. Bahkan kemenangan Idul Fitri hanya menjadi milik mereka yang bisa menerapkan disiplin itu di luar situasi Ramadan, misalnya di situasi pendemi covid-19.

Mereka yang tidak disiplin berpuasa ialah orang-orang kalah. Mereka yang gagal menerapkan disiplin berpuasa di luar situasi Ramadan, di situasi pendemi covid-19 ini, juga orang-orang kalah.  Jika mereka merayakan Lebaran, itu merupakan Lebaran orang-orang kalah.

Larangan mudik merupakan bentuk pendisiplinan lain. Mereka yang bandel menerobos mudik dengan berbagai cara untuk menikmati Lebaran di kampung halaman, Lebaran itu juga merupakan Lebaran orang-orang kalah.

Banyak yang mengibaratkan situasi pandemi covid-19 yang kita hadapi serupa perang. Kita ibarat sedang berperang melawan musuh bernama virus korona. Bila ingin memenangi peperangan, disiplin menjadi kunci. Pasukan harus disiplin bertahan dan menyerang bila ingin mengalahkan musuh dalam peperangan.

Akan tetapi, kemenangan sempurna melawan covid-19, baru bisa kita rengkuh bila kita telah menemukan vaksinnya. Oleh karena itu, para ahli harus disiplin meneliti supaya vaksinnya kelak ditemukan, agar kita memperoleh kemenangan sempurna memerangi pandemi covid-19.

Sebelum vaksinnya ditemukan, tidak ada salahnya kita berdamai dengan covid-19. Berdamai tidak berarti menyerah, kalah, takluk. Berdamai juga menang, tetapi kemenangan ada di kedua belah pihak.  Berdamai merupakan upaya mengurangi atau mencegah keganasan musuh yang dalam hal ini covid-19. Berdamai dengan covid-19 juga membutuhkan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan, yakni disiplin memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, serta menjaga imunitas tubuh.

Pendisiplinan yang dilakukan negara di seputar Idul Fitri seperti larangan berkerumun untuk salat Idul Fitri atau larangan mudik, semestinya menumbuhkan kesadaran dalam diri kita untuk berdisiplin menjaga protokol kesehatan.  Hanya dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan kita sukses berdamai dengan covid-19.  Hanya dengan disiplin memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga imunitas tubuh, kita bisa sukses memasuki kehidupan normal baru, kehidupan berdamai dengan covid-19.

Kita berharap dalam waktu tidak terlalu lama para ahli menemukan vaksinnya sehingga kemenangan sempurna berperang melawan covid-19 bisa kita raih.

 



Berita Lainnya
  • Bahlil Melawan Abuleke

    16/2/2026 05:00

    LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

  • Sunyi yang Mematikan

    13/2/2026 05:00

    ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.

  • BPJS yang Mendadak Hilang

    12/2/2026 05:00

    DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.

  • Antara Empati dan Kepuasan Tinggi

    11/2/2026 05:00

    DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.

  • Ketika Moral Rapuh

    10/2/2026 05:00

    SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan

  • Melampaui Sejarah

    09/2/2026 05:00

    TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.

  • Melindungi Konsumen

    06/2/2026 05:00

    LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.

  • Duka Ngada Aib Negara

    05/2/2026 05:00

    'Kertas Tii Mama Reti (Surat buat Mama Reti) Mama Galo Zee (Mama saya pergi dulu)

  • Tipu Daya Judol

    04/2/2026 05:00

    JUDI online (judol) sejatinya bukanlah sebuah permainan keberuntungan. Ia barangkali salah satu mesin penipu paling canggih yang pernah diciptakan.

  • Tuas Rem Trump-Khamenei

    03/2/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di bibir jurang.

  • Etika Mundur di Pasar Modal

    02/2/2026 05:00

    PATUT dicatat sebagai rekor nasional. Bila perlu dengan tinta tebal. Hanya dalam satu hari, lima pejabat otoritas keuangan mengundurkan diri.

  • Keadilan dalam Sepotong Es Gabus

    30/1/2026 05:00

    HUKUM dan keadilan mestinya berada dalam satu tarikan napas. Hukum dibuat untuk mewujudkan keadilan.

  • Kejar Jambret Dikejar Pasal

    29/1/2026 05:00

    DI negeri ini, keadilan tak jarang tersesat di tikungan logika dan persimpangan nalar.

  • Noel agak Laen

    28/1/2026 05:00

    IMANUEL 'Noel' Ebenezer memang bukan sembarang terdakwa korupsi.

  • Mudarat Paling Kecil

    27/1/2026 05:00

    RENCANA bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk 'pembangunan kembali Gaza' segera memantik pro dan kontra.

  • Pengawas Mati, Korupsi Tumbuh

    26/1/2026 05:00

    KEGAGALAN aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) ialah fakta berulang, bukan lagi dugaan.