Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH serius mengantisipasi dampak virus korona. Rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo pada 25 Februari membahas dampak korona terhadap pariwisata.
Presiden meminta untuk meningkatkan kembali sektor pariwisata, terutama di Bali, Sulawesi Utara, dan Kepulauan Riau yang selama ini banyak dikunjungi wisatawan asal Tiongkok.
Peningkatan kembali sektor pariwisata di tiga daerah itu antara lain dengan meningkatkan promosi yang menyasar ceruk pasar wisatawan mancanegara yang sedang mencari alternatif destinasi wisata karena batal mengunjungi Tiongkok, Korea, dan Jepang.
Promosi yang dipilih ialah menggunakan jasa influencer. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seusai rapat menjelaskan bahwa pemerintah berencana mengucurkan dana Rp72 miliar untuk media dan influencer.
Rencana penggunaan influencer langsung menimbulkan perdebatan. Masih banyak orang yang trauma buzzer (pendengung) politik. Fenomena buzzer yang menyebar hoaks dan ujaran kebencian menyertai politik kontestasi di negeri ini.
Influencer pariwisata beda jauh dengan pendengung politik. Kementerian Pariwisata sudah lama menggunakan jasa influencer yang juga disebut sebagai endorser.
Artis cantik bertubuh atletis Pevita Pearce merupakan salah satu endorser dalam kampanye Pesona Indonesia yang memiliki target kepada wisatawan domestik pada 2016. Pevita telah mempromosikan tiga destinasi baru di Indonesia seperti Belitung, Banyuwangi, dan Raja Ampat.
Pada 2018, Kementerian Pariwisata menggandeng pemain bola Sadio Mane (klub liverpool). Pengikut akun Instagram Mane, @Sadiomaneofficiel, berjumlah 2,7 juta orang merupakan alasan Kemenpar untuk memilihnya. Ia dipilih sebagai endorser Wonderful Indonesia untuk mengenalkan Indonesia ke dunia internasional serta meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara.
Mane teken kontrak pada 15 Oktober 2018. Menteri Pariwisata saat itu, Arief Yahya, menjelaskan ada banyak keuntungan yang bisa diraih pariwisata Indonesia lewat kerja sama dengan Mane. “Pariwisata Indonesia akan semakin dikenal di luar negeri. Dan kita yakin akan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Karena Mane memiliki fans yang cukup banyak. Termasuk di Indonesia,” jelasnya.
Kementerian Pariwisata menutup rapat-rapat nilai kontrak Mane. Tujuan utama menggandeng Mane sangat jelas, yaitu peningkatan jumlah wisatawan mancanegara. Target sudah dipatok yaitu kunjungan wisman sebanyak 17 juta pada 2018 dan 20 juta untuk 2019. Bagaimana realisasinya?
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisman sepanjang 2018 hanya 15,81 juta dari target Kementerian Pariwisata yang sebesar 17 juta kunjungan. Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia selama 2019 hanya mencapai 16,1 juta orang, jauh di bawah target 20 juta kunjungan. Target dan realisasi jauh panggang dari api.
Ketika target kunjungan wisman tidak tercapai apakah serta-merta bisa disimpulkan endorser tidak bermanfaat? Kesimpulan penelitian Muhamad Sidiq Wicaksono dan Dwi Yunitasari tentang Efektivitas Endorser dalam Promosi Pariwisata Indonesia sangatlah jelas.
Pevita Pearce sebagai endorser dalam kampanye Pesona Indonesia 2016, menurut hasil penelitian dari Diploma Kepariwisataan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada itu, terbukti efektif dalam memperkenalkan destinasi baru. Tapi harus diingat, efektivitas memperkenalkan itu diukur dari jumlah jempol like, bukan dari jumlah orang yang datang ke tempat wisata yang dipromosikan itu.
Kedua peneliti juga mengutip peran endorser dalam pembentukan citra destinasi yang diteliti Glover (2009). Penelitian Glover membahas penggunaan selebritas sebagai endorser dalam menciptakan citra destinasi di Australia. Hasil yang didapatkan ialah endorser memberikan citra yang baik, meskipun banyak aspek destinasi masih di bawah kontrol pengelola.
Dengan demikian, endorser bukanlah faktor tunggal menarik minat wisman datang ke Indonesia. Jauh lebih penting lagi ialah faktor keamanan, bukan hanya terkait sosial politik, melainkan juga bencana alam yang terjadi di Indonesia.
Terus terang, tagline pariwisata Wonderful Indonesia sebatas teks. Masih banyak ditemukan akses fasilitas ke objek wisata kurang layak, minim fasilitas publik dan transportasi, harga dan fasilitas tak sesuai dengan di promosi online, intoleransi, hingga kriminalitas dan kekerasan seksual pada wisman.
Promosi pariwisata sesungguhnya saat ini ialah kemampuan pemerintah menangkal virus korona, bukan menyewa influencer yang hanya buang-buang duit. Tidak kalah pentingnya ialah perhatian pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat lokal di destinasi wisata yang selama ini hanya jadi penonton setia.
SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.
MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.
LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.
DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.
DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.
SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan
TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.
LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.
'Kertas Tii Mama Reti (Surat buat Mama Reti) Mama Galo Zee (Mama saya pergi dulu)
JUDI online (judol) sejatinya bukanlah sebuah permainan keberuntungan. Ia barangkali salah satu mesin penipu paling canggih yang pernah diciptakan.
PATUT dicatat sebagai rekor nasional. Bila perlu dengan tinta tebal. Hanya dalam satu hari, lima pejabat otoritas keuangan mengundurkan diri.
HUKUM dan keadilan mestinya berada dalam satu tarikan napas. Hukum dibuat untuk mewujudkan keadilan.
DI negeri ini, keadilan tak jarang tersesat di tikungan logika dan persimpangan nalar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved