Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Kobe Bryant

Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group
28/1/2020 05:10
Kobe Bryant
Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group(Dok.MI/Ebet)

IBARAT petir di siang hari bolong ketika mendengar kabar meninggalnya bintang bola basket Kobe Bryant dalam kecelakaan helikopter milik pribadinya di Calabasas, California, Amerika Serikat kemarin. Berita duka itu terasa lebih tragis karena putri tertuanya, Gianna, menjadi korban dari jatuhnya helikopter itu.

Para pecinta bola basket dan rakyat Amerika pantas berduka karena Kobe Bryant dikenal sebagai atlet berhati emas. Setelah mundur dari ajang NBA, ia mendedikasikan hidupnya untuk menjadi inspirasi bagi anak-anak kecil dalam menemukan masa depannya.

Pekan lalu Bryant masih tampil dalam wawancara dengan CNN. Ia menjelaskan kegiatannya setelah pensiun sebagai pemain. Betapa puas ia melihat investasinya di bisnis minuman olahraga BodyArmor bisa berkembang pesat. Investasi sebesar US$6 juta untuk kepemilikan 10% di perusahaan itu pada 2014, kini nilainya sudah menjadi US$200 juta setelah Coca-Cola ikut menjadi pemegang saham.

Bryant juga memuji bagaimana berbakat dan cerdasnya bintang sepak bola asal Argentina, Lionel Messi. Meski begitu, ia pun mengingatkan, dalam olahraga tantangan itu selalu ada. Sekarang Barcelona dan Messi harus berjuang keras untuk tetap menjadi yang terbaik.

Ketika ditanya tentang sibling rivalry dengan rekan satu timnya di Los Angeles Lakers, Shaquille O'Neal, ia mengatakan persaingan itu sesuatu yang wajar dalam olahraga karena akan memacu kita untuk menjadi lebih baik. Kendati demikian, pertemanan sebagai sahabat tentunya tidak boleh putus karena persaingan di lapangan.

Dalam wawancara sehari kemudian dengan USA Today, Bryant menjelaskan betapa kuatnya keinginan dia untuk bisa berguna bagi anak-anak muda. "Kita kerjakan saja apa yang suka kita kerjakan. Saya sendiri sangat suka untuk mendongeng," ujar Bryant. "Saya sangat suka memberikan inspirasi kepada anak-anak atau memberikan sesuatu yang bisa membantu mereka meraih masa depan."

Kobe Bryant memang pantas untuk menjadi contoh baik sebagai atlet ataupun sebagai seorang ayah. Ia merupakan salah satu pemain besar yang pernah ada di NBA. Dengan lima cincin juara yang pernah didapatkan, Kobe Bryant hanya kurang satu dari bintang besar Chicago Bulls, Michael Jordan.

Perjalanan untuk menjadi bintang besar tidak mudah dilalui Bryant. Berbeda dengan bintang-bintang besar lainnya yang muncul dari kompetisi antaruniversitas, Bryant hanya jebolan sekolah menengah atas. Ketika pertama kali ingin masuk ke NBA pada 1996, klub yang sebenarnya mendapatkan dirinya ialah Charlotte Hornets.

Namun, Hornets kemudian melepaskan haknya dan menukar Bryant ke Lakers. Hornets pantas menyesal dengan keputusan itu karena Bryant ternyata memiliki bakat yang besar. Apalagi ketika klub kebanggaan masyarakat Los Angeles itu ditangani mantan pelatih Bulls, Phil Jackson, pada 2000. Kobe Bryant mampu meraih cincin juaranya yang pertama, mengulangi kejayaan Lakers yang terakhir juara pada 1988.

Sepanjang kiprahnya 20 tahun di NBA, Bryant tidak pernah berganti klub. Ia begitu setia kepada Lakers. Tak mengherankan apabila ia menjadi pemain pujaan pecinta klub berkostum kuning itu. Tidak hanya kepada Lakers, Bryant pun sangat setia kepada tim nasional negaranya. Ia mempersembahkan dua medali emas untuk AS setelah membawa timnya menjadi juara di Olimpiade Beijing dan Olimpiade London.

Setelah pensiun dari NBA, Kobe Bryant memfokuskan hidup untuk mengembangkan bisnis dan membesarkan empat anaknya. Setiap hari ia pergi ke kantor pukul 08.00 dan keluar kantor pukul 14.00 untuk menjemput anaknya pulang sekolah. Baru setelah itu ia kembali ke kantor untuk meneruskan pekerjaan hingga malam hari.

Sebagai pemain bintang, Bryant pantas untuk mendapat bayaran yang mahal. Dari basket saja setidaknya ia mengumpulkan kekayaan US$500 juta atau sekitar Rp7 triliun. Dari endorsement produk, Bryant mengantongi US$600 juta.

Wajah Bryant yang tampan membuat banyak orang jatuh hati kepadanya. Apalagi di lapangan ia memang pemain yang hebat. Prestasi 18 kali terpilih sebagai pemain All-Star, 15 kali anggota Tim All-NBA, 12 kali anggota Tim All-Defensive, dan pemain terbaik 2008 merupakan bukti kehebatannya.

Dunia olahraga benar-benar merasakan kehilangan Kobe Bryant. 'Sungguh sebuah peristiwa yang tragis. Ia adalah salah satu olahragawan terbesar sepanjang hidup kita', tulis mantan bintang sepak bola Inggris, Gary Lineker.

Seperti lagu yang pernah dinyanyikan Michael Jackson, Kobe Bryant memang 'gone too soon'. Ia masih berusia 41 tahun dan banyak hal yang masih ia lakukan, termasuk menginspirasi anak-anak muda yang menjadi mimpinya. Meski demikian, cerita kehebatan Bryant akan bisa terus hidup karena memang ia telah membuat semua cerita itu menjadi nyata. Selamat jalan, Kobe Bryant.



Berita Lainnya
  • Semringah Secukupnya

    11/3/2026 05:00

    PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.

  • Gharbzadegi

    10/3/2026 05:00

    PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.

  • Donny Fattah dan Editorial

    09/3/2026 05:00

    'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai

  • Energi Dunia di Ujung Hormuz

    07/3/2026 05:00

    DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.

  • Dari 25 Hari ke 90 Hari

    06/3/2026 05:00

    APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.

  • Manzelat-e Iran

    05/3/2026 05:00

    DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.

  • Dunia tanpa Tatanan

    04/3/2026 05:00

    HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.

  • Tercekik Selat Hormuz

    03/3/2026 05:00

    SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.

  • Cinta dan Kepedihan

    02/3/2026 05:00

    'HIDUP hanyalah sekejap bayang. Maka isi ia dengan cinta, bukan kebencian'.

  • Jalan Sunyi Industrialisasi

    27/2/2026 05:00

    POLEMIK impor 105 ribu pikap dari India untuk keperluan koperasi desa merah putih melebar hingga ke soal kesiapan kemandirian industri kita

  • Mengorupsi Korupsi

    26/2/2026 05:00

    SOAL korupsi, negeri ini benar-benar jagonya.

  • Membersihkan Seragam Kusam

    25/2/2026 05:00

    SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan

  • Utang Budi

    24/2/2026 05:00

    JIKA paspor bisa berganti warna, semoga nurani tak ikut memudar'.

  • Membaca Arah

    23/2/2026 05:00

    PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik. 

  • Rem Keserakahan

    20/2/2026 05:00

    "SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."  

  • Cuci Tangan ala Jek

    19/2/2026 05:00

    SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.