Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Sarmuji menanggapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang menunjukkan mayoritas publik menolak wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD. Sarmuji menilai penolakan muncul karena adanya persepsi publik bahwa sistem tersebut akan mengadopsi model era Orde Baru yang minim keterlibatan rakyat.
Sarmuji menegaskan, jika nantinya terjadi perubahan desain pilkada menjadi tidak langsung, mekanisme tersebut akan tetap menjamin partisipasi publik secara maksimal dan transparan.
"Mungkin yang dibayangkan publik adalah desain pilkada model Orde Baru di mana keterlibatan publik hampir nihil. Kalaupun nanti ada perubahan desain, kita akan melibatkan semaksimal mungkin partisipasi publik dalam pilkada tidak langsung," ujar Sarmuji melalui keterangannya, Kamis (8/1/2026).
Menurut Sarmuji, masyarakat tidak perlu khawatir kehilangan akses terhadap calon pemimpinnya. Dalam desain Pilkada lewat DPRD yang ia bayangkan, rakyat tetap memiliki ruang dalam proses penjaringan calon serta dapat berinteraksi langsung melalui kampanye dan debat kandidat.
"Rakyat bisa terlibat dalam proses penjaringan. Publik bisa berinteraksi melalui kampanye tatap muka, platform media sosial, atau media lainnya. Yang penting publik bisa mengetahui bagaimana isi pikiran kandidat," tambahnya.
Lebih lanjut, Sarmuji menjelaskan bahwa mekanisme debat tetap diperlukan agar publik dapat menilai kualitas calon secara objektif. Ia mengingatkan para anggota legislatif di daerah untuk tidak main-main dalam menentukan pilihan, karena ada konsekuensi elektoral yang menanti.
"Publik akan menilai kualitas calon. Jika DPRD memilih calon yang tidak berkualitas, dia (anggota DPRD) akan dihukum rakyat di pemilu selanjutnya," tegas Sarmuji. (Faj/P-3)
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Firman Soebagyo kritik impor garam Australia dan nilai pemerintah lemah lindungi petani lokal. Komisi IV DPR desak bangun industri garam nasional.
Akademi Partai Golkar nantinya melakukan pengkajian-pengkajian untuk memberikan masukan bagi Partai Golkar dalam pemenangan Pemilu 2029.
WAKIL Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengungkapkan pihaknya merekomendasikan pengembalian mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kepada DPRD.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang menegaskan kesetiaan mutlak kepada pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, mengonfirmasi bahwa Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, telah mengganti Musa Rajekshah atau Ijeck
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved