Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menyoroti pernyataan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang menegaskan kesetiaan mutlak kepada pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Jamiluddin menilai komitmen yang disampaikan dalam Rapimnas I Golkar tersebut mengandung motif politik yang justru dapat merugikan masa depan partai.
"Dukungan Golkar itu tentu sangat politis. Pasangan Prabowo-Gibran sebenarnya relatif pincang. Kapasitas Prabowo sudah tidak diragukan lagi, baik di level nasional maupun internasional. Sementara Gibran, meski sudah menjabat wapres lebih dari satu tahun, belum terlihat kontribusinya dalam mengimbangi kepemimpinan Prabowo," ujar Jamiluddin, melalui keterangannya, Minggu (21/12).
Jamiluddin menilai wajar jika Golkar memberikan dukungan hingga masa jabatan berakhir pada 2029 sebagai bentuk tanggung jawab partai pengusung. Namun, ia menganggap aneh jika komitmen tersebut diarahkan untuk kembali menduetkan pasangan ini pada Pilpres 2029.
Ia menduga keras bahwa arah dukungan ini merupakan upaya Bahlil Lahadalia, yang dikenal sebagai loyalis Presiden ke-7 RI Joko Widodo, untuk mengamankan posisi Gibran di masa depan.
"Dukungan Golkar ini tampaknya upaya mengakomodir kepentingan Jokowi melalui Bahlil. Ada kemungkinan Bahlil sedang mencoba mengikat Prabowo agar tetap bersama Gibran pada 2029 nanti, sehingga Prabowo tidak punya pilihan lain," lanjutnya.
Kritik paling mendasar yang disampaikan Jamiluddin adalah pengabaian Golkar terhadap kadernya sendiri. Sebagai partai besar dengan sumber daya manusia (SDM) yang diklaim sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia, Golkar seharusnya memprioritaskan kadernya untuk maju sebagai pemimpin nasional.
“Terasa aneh bila Golkar lebih memilih mendukung kader partai lain. Hakikat sebuah partai adalah mendahului kadernya sendiri untuk dimajukan sebagai presiden atau wakil presiden. Jika tidak, berarti Golkar sudah gagal dalam melakukan kaderisasi,” tegas Jamiluddin.
Ia menyarankan agar internal Partai Golkar mengevaluasi kembali arah dukungan tersebut agar lebih rasional dan tidak mengorbankan kader-kader potensial. Menurutnya, Golkar harus kembali ke jati dirinya sebagai partai besar yang mengedepankan kepemimpinan dari rahim sendiri, bukan sekadar menjadi instrumen kepentingan tokoh di luar partai.
Sebelumnya, Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa Golkar akan setia mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Ia mengatakan, Golkar tidak boleh maju mundur dalam menjalankan komitmen ini karena sikap maju mundur itu layaknya banci.
“Sebagai bagian konsekuensi daripada partai yang mengusung (Prabowo-Gibran) memperjuangkan yang masuk dalam koalisi, kita enggak boleh masuk dalam koalisi-koalisi banci, enggak boleh,” ujar Bahlil dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (20/12). (M-3)
INDONESIA membuka peluang besar bagi investasi Amerika Serikat di sektor mineral kritis, tetapi pemerintah berupaya menutup ekspor bahan mentah.
Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bisa saja menjadi favorit masyarakat jika mengubah gaya komunikasinya.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Washington, DC, Amerika Serikat.
PRESIDEN Prabowo Subianto melakukan kunjungan Kerja ke Washington, Amerika Serikat hadir dalam pertemuan perdana atau KTT Board of Peace bersama setkab Teddy Indra Wijaya dan Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut pihaknya akan mengkaji penyetopan ekspor timah. Ia menegaskan ekspor barang mentah harus digantikan dengan komoditas hasil industri hilirisasi
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Beri Kuliah Umum Strategi Swasembada Energi 2026
PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas atau ratas di Kertanegara, Jakarta, Jumat (27/2) dengan menteri Kabinet Merah Putih setelah melakukan kunjungan luar negeri ke AS
Seskab Teddy Indra Wijaya mengumumkan kenaikan insentif guru honorer menjadi Rp400 ribu dan tunjangan non-ASN Rp2 juta di era Prabowo. Cek detailnya.
Dubes Rusia Sergei Tolchenov hormati keputusan Presiden Prabowo gabung Board of Peace (BoP) Gaza, namun ungkap alasan Rusia tak ikut serta. Cek faktanya.
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
Dalam kunjungan kerjanya ke Uni Emirat Arab, Prabowo bertemu langsung dengan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Istana Qasr Al Bahr, Kamis (26/2).
Setibanya di Bandara Presidential Flight pukul 18.00 waktu setempat, kehadiran Presiden langsung disambut hangat oleh perwakilan warga Indonesia yang bermukim di sana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved