Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno (Doel) disebut akan merangkul semua pihak untuk kemajuan Jakarta. Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Relawan, Tim Pemenangan Pramono-Rano, Ammarsjah Purba, Minggu (22/9/2024).
Ammar menuturkan, Pramono-Rano merangkul semua pihak nampak dari safari politiknya menemui para tokoh nasional, tokoh agama, tokoh Betawi, dan mantan Gubernur DKI Jakarta. Pertemuan dengan para tokoh itu dilakukan untuk silaturahim dan tukar gagasan agar mendapatkan solusi dari permasalahan Jakarta.
“Agar tetap bisa membahagiakan warga Jakarta, Mas Pram dan Bang Doel melakukan silaturahmi pada sejumlah tokoh, yang di masa lalu turut andil membesarkan dan membentuk Jakarta,” kata Ammar, dalam keterangan tertulis kepada media.
Baca juga : Pramono-Rano akan Bertemu Ahok di Simpang Susun Semanggi Hari Ini
Ammar mengemukakan, Jakarta memiliki beragam masalah seperti kemacetan dan banjir yang masih belum terselesaikan. Masalah Jakarta tidak bisa diselesaikan secara instan, sehingga sinergi semua pihak sangat dibutuhkan untuk penanganannya.
“Itu sebabnya Mas Pram dan Bang Doel menemui Bang Fauzi Bowo, figur yang dulu sempat bersaing dengan Joko Widodo dalam Pilkada Jakarta 2012, namun sebagai mantan gubernur, saran dan masukan Bang Foke tetap bermanfaat dalam pembangunan Jakarta ke depan, utamanya bagi kepentingan kesejahteraan warganya,” ujar Ammar.
Selain menemui Foke, kata Ammar, Pramono-Rano juga menemui Sutiyoso (Bang Yos), Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007. Menurut Ammar, Bang Yos memiliki legacy besar dalam upaya mengurangi kemacetan di Jakarta, dengan mode transportasi publik, transjakarta, sejak pertengahan Januari 2004.
Baca juga : Suswono Yakin Pilkada Satu Putaran, Pramono-Rano: Kalau Gak Yakin Menang Ngapain Maju
“Mas Pram dan Bang Doel sangat menaruh respek pada Bang Yos, yang terobosannya dalam sistem transportasi publik kemudian menjadi trendsetter secara nasional, untuk itu Mas Pram dan Bang Doel belajar dari beliau,” jelas Bang Ammar.
Termasuk pertemuan Pramono-Rano dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 21 September 2024, yang disebut Ammar sebagai bentuk penghormatan pada Presiden ke-VI RI tersebut, sekaligus untuk mendapat masukan.
“Dalam akun Instagram-nya, Mas Pram menyampaikan rasa terima kasih yang dalam pada Pak SBY, atas sambutan yang hangat dari beliau. Banyak pelajaran yang bisa dipetik oleh Mas Pram dan Bang Doel dari paparan Pak SBY. Pak SBY secara khusus juga berpesan kepada Mas Pram dan Bang Doel, untuk terus berikhtiar mengangkat kesejahteraan masyakat kelas bawah, kelak bila dipercaya memimpin Jakarta,” ungkap Ammar.
Baca juga : Rano Karno Akui Kontestasi Pilkada DKI Bak David vs Goliath
Ammar menilai masukan itu adalah bentuk perhatian khusus SBY terhadap Jakarta. Ammar sangat yakin keberpihakan Pramono-Rano pada warga miskin Jakarta akan menjadi agenda utama pasangan calon yang didukung PDI Perjuangan dan Partai Hanura tersebut.
“Itu artinya Pak SBY concern terhadap Jakarta, Jakarta harus bisa selalu dibanggakan, seperti konsep Jakarta Menyala yang digagas Mas Pramono, masyarakatnya sejahtera, dan merasa diayomi pemimpin,” pungkas Ammar.
Dalam beberapa kesempatan, Pramono Anung menyatakan dirinya akan menemui mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan dalam waktu dekat, serta menemui Joko Widodo setelah menyelesaikan masa jabatan Presiden pada 20 Oktober 2024. (S-1)
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Bicara Udara berharap kepemimpinan baru Jakarta segera mengambil langkah konkret demi memastikan udara yang lebih bersih dan sehat bagi warga Jakarta.
Acara penyambutan untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Terpilih Pramono Anung dan Rano Karno akan dimeriahkan dengan unsur kebetawian
Disdik menyatakan masih menyiapkan regulasi dalam bentuk peraturan daerah (Perda) tentang Sistem Pendidikan di Jakarta.
GUBERNUR Jakarta terpilih di Pilkada 2024 Pramono Anung membeberkan kegiatan menunggu pelantikan, Pramono mengaku rutin bertemu dengan tim transisi
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI mulai membahas rencana program sarapan gratis yang diusung Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung-Rano Karno.
DPRD DKI Jakarta mengumumkan penetapan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakata melalui Rapat Paripurna pada Selasa (14/1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved