Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUSEN mobil listrik asal Tiongkok BYD membuka pabrik di Indonesia yang berlokasi di kota mandiri Subang Smartpolitan. BYD disebut menjadi tenant terbesar di Subang Smartpolitan dengan menempati area lebih dari 108 hektare.
Hal itu menandai pencapaian monumental bagi Subang Smartpolitan, terutama dalam penjualan lahan industri.
“Kami sangat senang menyambut BYD di Subang Smartpolitan. Kehadiran BYD di Subang Smartpolitan merupakan bukti nyata daya tarik kawasan kami sebagai pusat industri terdepan, khususnya dalam sektor otomotif,” ungkap VP Sales, Marketing & Tenant Relations Subang Smartpolitan Abednego Purnomo dalam keterangannya, pekan lalu.
Baca juga : GAC Aion Gandeng Indomobil Pasarkan Mobil Listrik di Indonesia
Investasi besar BYD di Subang Smartpolitan diprediksi akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi yang signifikan di Indonesia. Pabrik EV ini tidak hanya akan menciptakan ribuan lapangan kerja baru, tetapi juga meningkatkan transfer teknologi dan keahlian di bidang manufaktur EV.
Abednego menyebut pihaknya optimistis kehadiran BYD akan menarik investasi lebih lanjut ke Indonesia dan membuka gerbang bagi lebih banyak perusahaan global untuk mendirikan basis manufaktur mereka di kawasan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa saat ini Subang Smartpolitan sedang menangani banyak inquiry dari industri EV dan sebagian besar berasal dari negara Tiongkok.
Baca juga : Sekilas Sejarah BYD, Berawal dari Produsen Baterai
BYD berencana membangun ekosistem EV yang komprehensif di Subang Smartpolitan, termasuk pusat penelitian dan pengembangan serta fasilitas pelatihan yang dilengkapi dengan teknologi terkini yang hemat energi dan ramah lingkungan.
Serah terima lahan antara Subang Smartpolitan dan BYD akan dilakukan pada Agustus 2024. BYD berencana melakukan operasi konstruksi bertahap dan diharapkan mulai beroperasi pada Januari 2026.
“Melalui berbagai penilaian, BYD telah menetapkan bahwa kawasan industri Subang Smartpolitan cocok menjadi lokasi pengembangan industri EV BYD di Indonesia,” kata Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao. Menurutnya, kawasan industri ini memenuhi kriteria dari segi ukuran, jarak, lingkungan, dan kebutuhan infrastruktur.
BYD akan mendirikan pabriknya di area Fase 2 Subang Smartpolitan, tepatnya di bagian utara kawasan. Lokasi strategis ini akan memudahkan akses ke dan dari pabrik, dengan pintu keluar tol utama dari Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di KM 89 menuju Subang Smartpolitan yang akan segera hadir. (Z-8)
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Pasca-kejadian, warga terpantau mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan secara swadaya.
Kedua orang tersangka ialah HS selaku pemasok miras oplosan dari wilayah Cirebon dan JB, pemilik toko yang menjual sekaligus mengoplos minuman tersebut
Pada 2023 lalu, korban miras di Subang mencapai 12 orang tewas.
Cafe 88 Society resmi diperkenalkan ke publik Subang dengan sebuah perayaan yang terasa seperti deklarasi gaya hidup
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
Pemerintah melalui PLN telah memastikan ketersediaan 53 hingga 60 titik SPKLU di sepanjang Tol Trans Jawa
Sebanyak 180 ribu mobil listrik diprediksi mudik Lebaran 2026. Kemenko Infrastruktur & Entrev pastikan kesiapan SPKLU dan layanan pendukung bagi pemudik EV.
PERJALANAN mudik dengan mobil listrik diperkirakan semakin ramai pada Lebaran tahun ini.
PERJALANAN mudik menggunakan mobil listrik atau electric vehicle (EV) membutuhkan perhatian khusus agar jarak tempuh tetap optimal.
Simak panduan hemat baterai mobil listrik saat mudik 2026. Mulai dari teknik regenerative braking hingga fitur preconditioning untuk efisiensi maksimal.
Jika sebelumnya tren mobil listrik kerap dikaitkan dengan fenomena fear of missing out (FOMO), kini pertimbangan untuk pembelian dinilai lebih rasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved