Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERJALANAN mudik menggunakan mobil listrik atau electric vehicle (EV) membutuhkan perhatian khusus agar jarak tempuh tetap optimal. Salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan adalah kecepatan kendaraan selama perjalanan.
Pelatih pengemudi bersertifikat BMW, Gerry Nasution, mengingatkan agar pengendara EV tidak memacu kendaraan terlalu cepat maupun terlalu lambat saat menempuh perjalanan jauh.
"Perhatikan kecepatan kendaraan, jangan mengemudi dengan kecepatan terlalu tinggi, atau terlalu rendah jadi harus normal," kata Gerry, Kamis (13/3).
Menurutnya, menjaga kecepatan stabil dapat membantu efisiensi penggunaan energi dari baterai mobil listrik.
"Ia menambahkan, kecepatan yang stabil mampu mendukung konsumsi daya kendaraan untuk memaksimalkan jarak atau daya tempuh."
"Sehingga konsumsi dari baterai cukup optimum dan mencapai," kata dia lagi.
Selain faktor kecepatan, kondisi serta jenis ban juga menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan oleh pengguna mobil listrik saat hendak mudik. Hal ini karena tidak semua EV dilengkapi dengan ban cadangan seperti kendaraan konvensional.
Karena itu, pengemudi disarankan memastikan ban yang digunakan memang sesuai dengan spesifikasi kendaraan listrik. Ban khusus EV dirancang untuk membantu meningkatkan efisiensi energi.
"Di ban-ban mobil EV ini memang bannya khusus tidak seperti ban biasa, di mana mereka lebih low resistance lebih sedikit hambatannya untuk mengurangi gesekan sehingga dapat lebih mengurangi penggunaan baterai tersebut, ini perlu kita perhatian bahwa memang kita harus gunakan ban dari kendaraan tersebut," ujar Gerry.
Sementara itu, pemerintah memprediksi lonjakan pergerakan masyarakat saat arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada pertengahan Maret.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebutkan bahwa berdasarkan simulasi Kementerian Perhubungan, terdapat dua tanggal yang berpotensi menjadi puncak kepadatan perjalanan.
"Memang dari hasil simulasi kami, ada dua tanggal yang pada saat mudik itu akan terjadi kepadatan diperkirakan pada tanggal 16 Maret, Hari Senin dan tanggal 18 Maret (Rabu)," kata Menhub.
Dari hasil simulasi tersebut, jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan pada 16 Maret diperkirakan mencapai sekitar 21,2 juta orang secara nasional. Sementara itu, pada 18 Maret jumlahnya diprediksi lebih tinggi, yakni sekitar 22 juta orang, sehingga menjadi salah satu puncak arus mudik Lebaran tahun ini. (Ant/E-4)
Faktor pertama yang paling berpengaruh adalah perilaku pengemudi di balik kemudi. Gaya berkendara agresif menjadi musuh utama efisiensi baterai.
Pemerintah melalui PLN telah memastikan ketersediaan 53 hingga 60 titik SPKLU di sepanjang Tol Trans Jawa
Sebanyak 180 ribu mobil listrik diprediksi mudik Lebaran 2026. Kemenko Infrastruktur & Entrev pastikan kesiapan SPKLU dan layanan pendukung bagi pemudik EV.
PERJALANAN mudik dengan mobil listrik diperkirakan semakin ramai pada Lebaran tahun ini.
Simak panduan hemat baterai mobil listrik saat mudik 2026. Mulai dari teknik regenerative braking hingga fitur preconditioning untuk efisiensi maksimal.
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
Penumpang Whoosh yang tertinggal kereta saat mudik Lebaran 2026 bisa reschedule gratis. Simak syarat dan batas waktu klaim di loket stasiun.
Data menunjukkan pergerakan pemudik tahun ini meningkat, dengan total 9,04 juta penumpang dan tren penggunaan transportasi multimoda yang semakin kuat.
Selama periode libur Idul Fitri 1447 H, PT JSN mencatat volume lalu lintas kendaraan yang melintas ruas Tol Solo - Ngawi sebanyak 258.257 kendaraan, atau rata-rata 28.695 kendaraan per hari.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi kendaraan yang keluar melalui empat Gerbang Tol (GT) Utama, yakni GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), serta GT Cikampek Utama
Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 159.057 kendaraan, atau meningkat 74,51% dibandingkan trafik normal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved