Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM beberapa dekade terakhir, isu 'hati/jantung' dalam pendidikan semakin banyak dibahas dalam publikasi ilmiah Barat. Istilah-istilah seperti pedagogy of heart, education in heart, educating from heart, teaching by heart, dan learning by heart mulai sering muncul.
Literatur utama menegaskan bahwa hati dan jiwa tidak dapat dipisahkan dari akal dan intelek serta pendidikan hanya efektif jika didasarkan pada pemahaman holistik tentang manusia dan pengembangannya. Emosi, dianggap sebagai bagian dari hati, dapat memotivasi perhatian, berpikir rasional, dan belajar. Pendidikan akan kering dan tidak berarti jika 'emosi' diabaikan (Johnston, 2011; Lunde, 2015).
Selengkapnya baca di epaper Media Indonesia https://epaper.mediaindonesia.com/detail/pedagogi-hati
Perlemakan hati sering kali menjadi pintu masuk bagi penyakit yang lebih kronis.
Fatty liver dapat berkembang menjadi steatohepatitis (peradangan hati), fibrosis, bahkan sirosis.
Perlemakan hati atau fatty liver disease merupakan salah satu penyakit organ hati yang sering terjadi, selain hepatitis A, B, dan C.
Hepatitis adalah kondisi peradangan atau pembengkakan pada organ hati.
Segala sesuatu yang merusak jantung juga bisa menimbulkan masalah hati, seperti virus, konsumsi alkohol, dan kelebihan berat badan.
Saat memasak dan menghangatkan makanan, tak jarang orang menggunakan wadah plastik berlabel microwave safe.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved