Sabtu 02 Oktober 2021, 06:10 WIB

Complex and Complete untuk Citizens

Suryopratomo Pemerhati Sepak Bola | Opini
Complex and Complete untuk Citizens

MI/Seno
Suryopratomo Pemerhati Sepak Bola

 

PENAMPILAN gemilang Liverpool di ajang Liga Champions membuat pelatih Juergen Klopp merasa puas. Kemenangan 5-1 atas tuan rumah FC Porto pada Selasa lalu mengukuhkan posisi the Reds di grup maut. Inilah modal berharga untuk menjamu Manchester City di ajang Liga Primer, Minggu malam besok.

“Setelah hasil Imbang 3-3 melawan Brentford pekan lalu, kemenangan di Stadion Dragao merupakan respons cepat yang dilakukan para pemain. Namun, semua itu tidak boleh membuat kami berpuas diri dan harus kembali ditunjukkan saat bertemu Manchester City,” ujar Klopp.

Pelatih asal Jerman itu sangat percaya akan kemampuan anak-anak asuhannya. Klopp sangat mengharapkan penampilan yang tidak mudah untuk bisa diduga lawan dan mampu menghasilkan kinerja yang sempurna.

“Hanya satu cara yang harus ditunjukkan para pemain apabila ingin bisa memenangi pertandingan melawan Manchester City. Mereka harus mampu tampil dengan complex and complete,” tegas Klopp.

Penampilan yang complex dibutuhkan agar para pemain the Citizens tidak mudah untuk bisa menerka permainan the Reds. Namun, tidak hanya itu, dibutuhkan pula penampilan yang complete, dalam arti semua dijalankan dan diselesaikan dengan sempurna.

Apa yang diperlihatkan Paris Saint Germain saat menjamu tim asuhan Josep Guardiola, itulah yang perlu dilakukan Liverpool. Trio Lionel Messi-Neymar-Kylian Mbappe menjadi trisula yang membuat empat pemain belakang Manchester City kesulitan untuk menentukan siapa yang harus mereka perhatikan.

 

False nine

Manchester City menyadari sepenuhnya, pekan ini merupakan salah satu pekan terberat yang harus dilalui di musim ini setelah pekan lalu harus bertandang ke Stamford Bridge, tengah pekan harus berhadapan dengan PSG, dan Minggu besok harus bermain lagi di Anfield.

Kapten kesebelasan Ruben Dias meminta rekan-rekannya untuk tidak larut dalam kekalahan Selasa lalu. Fokus yang tidak kalah pentingnya ialah mempertahankan gelar di Liga Primer. Pertandingan besok malam merupakan salah satu penentu untuk itu.

“Kekalahan dari PSG tidak berpengaruh apa pun kepada kami. Kami tahu kemampuan kami, paham jati diri kami, dan tahu bagaimana meraih kemenangan di Anfield nanti,” kata bintang muda asal Portugal ini.

The Citizens harus diakui merupakan klub terbaik di Liga Inggris dalam satu dekade terakhir ini. Di tangan Pep Guardiola, Manchester City mampu mengalahkan semua klub yang harus dihadapi. Pekan lalu mereka mampu menjinakkan Chelsea di kandang juara Piala Eropa itu.

Guardiola selalu mampu memberi jawaban terhadap persoalan yang dihadapi timnya. Sekarang ketika tidak ada penyerang murni yang ia miliki, Guardiola berpetualang dengan false nine dalam upaya keluar dari keterbatasan dan meraih kemenangan.

Inilah pula yang menjadi pilihan pelatih berambut plontos itu ketika bertandang ke Anfield besok. Pulihnya pemain muda Phil Foden dan Kevin de Bruyne membuat Guardiola tetap yakin kedua pemain itu bisa secara bergantian untuk tiba-tiba menjadi penyerang terdepan yang mengancam gawang lawan.

Keterpaduan tim dan kualitas pemain yang di atas rata-rata memungkinkan Manchester City untuk bergerak sebagai sebuah kesatuan. Perpindahan bola yang cepat dari kaki ke kaki membuat lawan sulit untuk bisa mengintersep mereka dan akhirnya mengancam pertahanan lawan.

Guardiola sangat sabar untuk meminta anak asuhnya tidak hanya bertumpu ke jantung pertahanan lawan. Ia bisa memanfaatkan Jack Grealish atau Raheem Sterling untuk memulai serangan dari sayap kiri atau Riyad Mahrez atau Gabriel Jesus beraksi dari sayap kanan.

KDB dan Foden sebagai false nine tidak harus terpaku sebagai ujung tombak. Mereka bisa turun untuk menjemput bola dari Bernando Silva dan Rodrigo Hernandez yang menjadi gelandang bertahan atau dua bek sayap Joao Cancelo dan Kyle Walker yang sesekali menjadi penyerang sayap.

Satu yang lebih menjadi perhatian Guardiola besok malam ialah pendukung fanatik Liverpool. The Kops merupakan pemain ke-12 yang bisa membuat para pemain 'si Merah' mempunyai energi tambahan ketika tampil di Anfield.

 

 

Ada Van Dijk

Liverpool yang harus dihadapi the Citizens malam ini sangat berbeda dengan the Reds yang mudah dikalahkan di musim lalu. Kehadiran kembali palang pintu Virgil van Dijk membuat pertahanan Liverpool menjadi lebih kukuh.

Setelah istirahat panjang hampir sepanjang musim lalu, Van Dijk memang belum setangguh seperti ketika membawa Liverpool menjadi juara dua musim lalu. Masih terlihat ada keraguan dari pemain asal Belanda itu apabila harus berbenturan langsung dengan pemain lawan.

Demikian pula pasangannya, Joel Matip. Ia juga baru pulih dari cedera panjang dan belum kembali ke permainan terbaiknya. Tidak usah heran apabila gawang Alisson Becker masih mudah untuk bisa ditembus lawan. Mereka harus kebobolan empat kali dalam enam pertandingan pertama dan tiga di antaranya dijebol klub yang baru promosi di Liga Primer, Brentford, pekan lalu.

Pelatih Klopp masih menunggu kabar tentang cedera yang dialami bek kanan Trent Alexander-Arnold. Kalau Alexander-Arnold belum pulih sepenuhnya, pemain kawakan James Milner kembali menjadi pengganti sementara. Beruntung di kiri Andrew Robertson siap tampil sehingga serangan dari sayap kiri bisa tetap diandalkan.

Kekuatan Liverpool berada di barisan depan. Mohamed Salah kembali menunjukkan ketajamannya dengan menyumbang lima dari 15 gol yang dicetak Liverpool dalam enam pertandingan pertama. Penyerang kiri Sadio Mane juga tidak kalah tajamnya dan sudah mencetak 100 gol untuk 'si Merah'.

Klopp tinggal menentukan siapa yang akan dipasangkan sebagai ujung tombak pada pertandingan penting besok malam. Apakah ia akan memercayakan kepada pemain kawakan Roberto Firmino yang selalu mampu menjadi super-subs atau penyerang muda asal Portugal Diogo Jota? Firmino mencetak dua gol saat masuk di tengah permainan menghadapi Porto.

Kunci pertarungan malam ini akan terjadi di lapangan tengah. Kapten kesebelasan Jordan Henderson menjadi andalan Liverpool untuk tidak membiarkan the Citizens mengatur tempo permainan. Gegen-pressing Klopp apabila dijalankan dengan sempurna akan bisa merusak permainan Manchester City.

Apalagi jika Naby Kieta bisa tampil besok malam. Ia akan menjadi penambah kekuatan bagi tuan rumah untuk mengendalikan lapangan tengah. Fabinho, seperti biasa, menjadi andalan Klopp menjaga keseimbangan tim. Ketajamannya dalam membaca permainan membuat pemain asal Brasil itu menjadi salah satu kekuatan Liverpool.

Apabila Kieta masih harus absen, pemain muda Curtin Jones bisa diharapkan tampil untuk menggantikannya. Klopp sangat puas dengan penampilan Jones yang ia nilai bagus dalam bertahan. Hanya saja, Curtis mengeluhkan sakit di bagian perut.

“Kami punya waktu istirahat yang cukup setelah pertandingan melawan Porto. Semoga semua pemain bisa segera mengembalikan kondisi fisik mereka dan siap untuk pertandingan penting Minggu malam. Saya pribadi tidak memikirkan berapa gol yang bisa dicetak ke gawang Manchester City,” kata Klopp.

Baca Juga

Ilustrasi

Urgensi Pencegahan Stunting lewat Akses Air Bersih

👤Silvia Devina WASH & ECD Advisor Yayasan Plan International Indonesia 🕔Jumat 03 Desember 2021, 05:00 WIB
HARI Anak Sedunia, yang jatuh pada tanggal 20 November 2021, memiliki tema A better future, for every...
MI/Seno

Strategi Membangun Infrastruktur Negeri

👤Nirwono Joga Pusat Studi Perkotaan 🕔Jumat 03 Desember 2021, 05:00 WIB
SETIAP 3 Desember dirayakan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU). Sejak Bangsa Indonesia merdeka, hingga...
MI/Seno

Presidensi G-20, Saatnya Indonesia Memimpin Dunia

👤Agus Sugiarto Kepala Departemen di OJK 🕔Kamis 02 Desember 2021, 05:00 WIB
INDONESIA baru saja menerima tongkat estafet kepemimpinan dari Italia sebagai presiden baru dari negara-negara anggota...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya