Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Klasemen Medali Olimpiade Musim Dingin 2026: Sejarah Emas Pertama Brasil

Media Indonesia
17/2/2026 22:15
Klasemen Medali Olimpiade Musim Dingin 2026: Sejarah Emas Pertama Brasil
Lucas Pinheiro Braathen(olympics.com)

 

Sejarah besar tercipta di lintasan Giant Slalom Cortina d'Ampezzo saat Lucas Braathen menyumbangkan medali emas pertama bagi Brasil di ajang Olimpiade Musim Dingin 2026, Selasa (17/2/2026). Kemenangan mengejutkan ini memecahkan dominasi negara-negara Eropa yang selama ini menguasai papan atas klasemen medali Milano Cortina 2026.

Catatan Sejarah: Brasil menjadi negara tropis pertama yang berhasil meraih medali emas dalam sejarah penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin.

Hingga hari ke-11 penyelenggaraan, Norwegia masih belum tergoyahkan di posisi pertama klasemen sementara. Tim Viking tersebut sudah mengoleksi 13 medali emas, 7 perak, dan 9 perunggu, menjadikan mereka kandidat kuat juara umum.

Namun, sorotan utama hari ini tetap tertuju pada Lucas Braathen. Atlet Alpine Skiing tersebut tampil fenomenal untuk mengalahkan unggulan dari Austria dan Swiss dengan selisih waktu yang sangat tipis. Kemenangan ini disambut haru oleh delegasi Brasil di Italia.

"Emas ini untuk seluruh masyarakat Brasil yang percaya bahwa kita bisa menaklukkan apa pun, bahkan di tempat yang tidak memiliki salju," ujar Lucas Braathen usai upacara pengalungan medali.

Klasemen Sementara Medali (Top 5) - Selasa, 17 Februari 2026

Peringkat Negara Emas Perak Perunggu
1 Norwegia 13 7 9
2 Italia (Tuan Rumah) 8 4 11
3 Amerika Serikat 6 8 5
4 Belanda 6 5 1
5 Austria 5 8 3

Tuan rumah Italia masih bertahan di peringkat kedua dengan total 23 medali. Meskipun tertinggal dalam perolehan emas dari Norwegia, Italia menunjukkan konsistensi dengan meraih medali perunggu terbanyak sejauh ini.

Pertandingan Olimpiade Musim Dingin 2026 masih akan berlangsung hingga 22 Februari mendatang. Beberapa cabang olahraga andalan seperti Ice Hockey dan Figure Skating diprediksi akan menjadi kunci bagi negara-negara besar untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen akhir.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik