Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, bersiap menghadapi ujian berat di babak perempat final BWF World Tour Super 1000 Malaysia Terbuka 2026. Mereka dijadwalkan menantang wakil tuan rumah sekaligus unggulan kedua, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di Axiata Arena, Jumat (9/1).
Laga ini diprediksi akan menjadi salah satu partai paling panas, mengingat status Aaron/Soh sebagai tumpuan utama Malaysia.
Sabar/Reza pun menyadari bahwa mereka tidak hanya akan melawan kualitas teknis lawan, tetapi juga tekanan mental dari ribuan suporter tuan rumah.
“Tidak akan mudah karena mereka main di negaranya sendiri. Jadi kami fokus ke kondisi dulu dan ingin memberikan hasil yang terbaik,” ujar Reza dalam keterangan resmi PP PBSI.
Langkah Sabar/Reza ke babak delapan besar diraih setelah melewati perjuangan dramatis melawan wakil Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju, Kamis (8/1).
Melalui pertarungan tiga gim yang berakhir dengan skor 21-10, 14-21, 21-19, pasangan Indonesia ini menunjukkan ketahanan mental yang solid.
Sabar mengungkapkan bahwa laga melawan pasangan Korea Selatan tersebut memberikan pelajaran penting mengenai fokus, terutama saat lawan mencoba mengganggu ritme melalui perang saraf.
“Bukan laga yang mudah. Mereka banyak melakukan psy war dan di gim kedua mengubah permainan. Di gim ketiga kami mencoba menjaga fokus dan tempo,” tutur Sabar.
Menatap duel melawan Aaron/Soh, Sabar/Reza sebenarnya memiliki modal kepercayaan diri yang tinggi. Berdasarkan catatan pertemuan, pasangan peringkat atas Indonesia ini mendominasi dengan empat kemenangan dari lima laga terakhir.
Dominasi tersebut dimulai sejak BWF World Tour Finals 2024, di mana mereka menang dua gim langsung 21-16 dan 21-16.
Meski sempat terjegal di Prancis Terbuka 2025 lewat laga ketat, Sabar/Reza menyapu bersih tiga pertemuan berikutnya, termasuk dua kemenangan meyakinkan di SEA Games 2025 Thailand, baik di nomor beregu maupun perorangan.
Walau unggul secara statistik, Sabar menegaskan bahwa catatan di atas kertas tidak bisa menjadi jaminan mutlak. Prioritas utama mereka saat ini adalah memulihkan kebugaran fisik sebelum turun ke arena.
“Kami harus recovery dulu karena pertandingan hari ini (kemarin) cukup ketat. Setelah itu baru diskusi dengan pelatih soal strategi,” pungkas Sabar.
Pemenang dari laga ini akan memastikan satu tempat di babak semifinal Malaysia Terbuka. (Ant/Z-1)
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Tampil sebagai unggulan ketiga, Leo/Bagas menyudahi perlawanan Labarthe/Ronget melalui kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-16 di Orleans Masters.
Sebelumnya, masalah kapalan di tangan Nikolaus sempat menjadi kendala serius yang mengganggu performanya dalam beberapa turnamen terakhir.
Leo/Bagas dan Raymond/Joaquin sukses melaju ke babak 16 besar Orleans Masters 2026. Simak rekap hasil ganda putra Indonesia selengkapnya di sini.
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved