Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA telah memastikan satu medali emas dari cabang olahraga bulu tangkis SEA Games Thailand 2025 setelah menciptakan All Indonesian Final di sektor tunggal putra.
Dua wakil terbaik Indonesia, Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah, akan saling berhadapan di partai puncak yang akan digelar di Gymnasium 5, Thammasat University Rangsit Campus, Bangkok, Minggu (14/12).
Kepastian ini menjadi kabar gembira bagi kontingen Merah Putih, sebab emas sudah pasti berada dalam genggaman Indonesia, apa pun hasil dari duel antara Alwi melawan Ubed tersebut.
Pertandingan All Indonesia Final ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 12.00 WIB.
Selain mengamankan satu emas dari tunggal putra, tim bulu tangkis Indonesia juga berpeluang besar menambah pundi-pundi medali dari dua sektor lainnya yang juga menempatkan wakil di babak final. Secara matematis, Indonesia masih berpeluang membawa pulang total tiga medali emas dari nomor perorangan ini.
Dua sektor lainnya yang akan memperebutkan medali emas adalah ganda putri dan ganda putra, yang sama-sama akan menantang pasangan dari Malaysia.
Di sektor ganda putri, pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari akan menghadapi lawan tangguh, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan dari Malaysia.
Laga ini akan menjadi pembuka bagi rangkaian partai final yang melibatkan Indonesia, dimulai pukul 11.30 WIB.
Sementara itu, di sektor ganda putra, duet Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi juga dihadapkan pada ujian berat. Mereka dijadwalkan menantang ganda putra terbaik Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, pada pukul 12.30 WIB.
Berdasarkan keterangan resmi dari Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), berikut adalah detail jadwal lengkap pertandingan final yang akan dilakoni wakil Indonesia pada Minggu (14/12):
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Tampil sebagai unggulan ketiga, Leo/Bagas menyudahi perlawanan Labarthe/Ronget melalui kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-16 di Orleans Masters.
Sebelumnya, masalah kapalan di tangan Nikolaus sempat menjadi kendala serius yang mengganggu performanya dalam beberapa turnamen terakhir.
Leo/Bagas dan Raymond/Joaquin sukses melaju ke babak 16 besar Orleans Masters 2026. Simak rekap hasil ganda putra Indonesia selengkapnya di sini.
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved