Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, mengaku prihatin melihat performa Pecco Bagnaia yang terus menurun sepanjang musim.
"Saya sedih melihatnya seperti ini. Pecco mengalami pasang surut total tahun ini, yang bahkan saya rasa dia sendiri tidak bisa jelaskan perbedaannya," kata Marquez dikutip dari Crash.
"Yang terbaik untuknya sekarang adalah menunggu musim dingin datang dan memulai dari awal lagi. Dia tidak lupa cara mengendarai motor. Kita lihat itu di Motegi. Itu akan jadi hal terbaik bagi proyek Ducati.”
Bagnaia gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya. Sejak jeda musim panas, hasilnya tidak menentu, mulai dari dua kali gagal finis di Misano, kemenangan dominan di Jepang, hingga dua akhir pekan buruk di Indonesia dan Australia.
Di Sepang, Bagnaia tampil impresif dengan merebut pole position dan kemenangan sprint, namun kehilangan podium di balapan utama akibat ban bocor.
Pada Grand Prix Portugal, ia hanya finis kedelapan di sprint dan terjatuh saat menempati posisi keempat pada balapan utama. Dengan satu seri tersisa, posisinya terancam turun ke peringkat kelima klasemen pembalap.
Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, menyatakan bahwa tim telah melakukan segalanya untuk membantu Bagnaia, namun belum menemukan solusi permanen.
Sementara itu, Marquez sendiri masih memulihkan cedera bahu kanan yang diderita akibat insiden dengan Marco Bezzecchi di Grand Prix Indonesia dan dipastikan absen di seri penutup Valencia. Ia mengatakan proses pemulihan berjalan baik.
"Kemarin saya baru kontrol dengan dokter dan kini sudah lepas dari gendongan. Kami mulai melakukan gerakan ringan sehari-hari dan sejauh ini semuanya berjalan lancar," ujar Marquez. (I-3)
Nasib sial Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026. Ban belakang meledak dan pelek bengkok paksa sang juara bertahan gagal finis di Buriram. Cek kronologinya!
Marco Bezzecchi meraih kemenangan impresif pada seri pembuka MotoGP 2026 di GP Thailand. Marc Marquez gagal finis, sementara Pedro Acosta dan Raul Fernandez melengkapi podium.
Marco Bezzecchi tampil dominan di MotoGP Thailand 2026. Marc Marquez gagal finis akibat ban kempis, sementara Pedro Acosta raih podium kedua di Buriram.
Sprint pembuka musim itu awalnya diprediksi menjadi pertarungan antara Marquez dan pemegang pole position Marco Bezzecchi dari Aprilia.
MARCO Bezzecchi tampil impresif pada sesi latihan seri pembuka MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram, Jumat (27/2). Rider Aprilia itu mencatat rekor lap baru melampaui Marc Marquez
Meski datang dengan status juara dunia musim 2025, langkah Marc Marquez di awal tahun 2026 ini tidak sepenuhnya mulus.
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved