Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBALAP Red Bull, Max Verstappen, berhasil merebut pole position untuk sprint race Grand Prix Amerika Serikat. Ia berhasil menyalip duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, di detik terakhir sesi kualifikasi.
Dalam sesi yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Verstappen mencatat waktu terbaik dan menggeser Norris dengan selisih 0,071 detik. Piastri, yang unggul 22 poin atas Norris di klasemen sementara dengan enam balapan tersisa, tertinggal 0,309 detik dari rekan setimnya.
Hasil mengejutkan datang dari pebalap Sauber, Nico Hulkenberg, yang menempati posisi keempat mengungguli George Russell (Mercedes) dan Fernando Alonso (Aston Martin).
Di belakang mereka, Carlos Sainz dari Williams menempati posisi ketujuh, disusul Lewis Hamilton yang menjadi pebalap Ferrari dengan hasil terbaik hari itu. Alex Albon dan Charles Leclerc melengkapi 10 besar.
Verstappen mengaku puas dengan performanya. “Sesi kualifikasi kali ini berjalan baik. Selisih waktu sangat tipis di setiap segmen, dan saya hanya mencoba menyatukan semuanya di lap terakhir,” ujarnya.
“Saya memperkirakan sprint race besok akan berlangsung ketat, tapi itu justru yang membuat balapan menarik. Angin cukup kencang dan lintasan bergelombang, jadi mobil mudah kehilangan kendali di kecepatan tinggi.”
Norris mengaku sedikit kecewa gagal meraih pole, meski puas dengan performa tim.
“Sedikit kecewa tidak meraih pole, tapi bukan kejutan kami sedikit tertinggal dari Red Bull akhir-akhir ini. Saya sempat melakukan kesalahan kecil di beberapa titik karena permukaan trek yang bergelombang,” katanya.
Sementara itu, Piastri menyebut putarannya kurang sempurna. “Lap saya cukup berantakan. Saya merasa beruntung bisa finis ketiga. Kecepatan mobil sebenarnya bagus, hanya saja lap-nya kurang bersih. Semoga besok bisa lebih rapi,” ujarnya.
Sprint race akan memberikan delapan poin untuk pemenang hingga satu poin bagi posisi kedelapan.
Bagi Hulkenberg, posisi keempat menjadi pencapaian luar biasa bagi Sauber, sekaligus yang pertama kalinya ia masuk 10 besar musim ini.
“Rasanya memuaskan. Mobil sangat cepat hari ini dan berada di titik yang tepat. Semoga kami bisa mempertahankan performa ini sepanjang akhir pekan,” ucapnya.
Alonso juga tampil solid dengan menempati posisi keenam, hasil terbaik Aston Martin sejak GP Hungaria. “Saya senang. P6 adalah salah satu hasil kualifikasi terbaik kami tahun ini. Ada dua Williams dan Ferrari di belakang kami, dan kami akan berusaha menahannya selama mungkin,” kata juara dunia dua kali itu.
Sementara itu, Ferrari menjalani hari yang sulit. Hamilton tertinggal hampir satu detik dari catatan Verstappen, hanya unggul tipis dari Leclerc. “Kecepatannya jauh dari yang kami harapkan. Di latihan dan awal kualifikasi terlihat baik, tapi kemudian performanya menurun,” ujar Hamilton.
Leclerc menambahkan, “Hari ini cukup mengejutkan melihat siapa saja yang kuat. Nico tampil luar biasa dan sangat konsisten sepanjang akhir pekan. Kami perlu memahami apa yang mereka temukan karena hari ini sangat buruk bagi kami.” (BBC/Z-2)
KONFLIK di Timur tengah mengancam agenda Formula 1 dan Grand Prix atau GP Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi yang sebelumnya akan diumumkan pada akhir pekan ini.
Menjelang seri kedua musim ini di Grand Prix Tiongkok di Shanghai akhir pekan ini, Norris mulai menunjukkan nada yang lebih optimistis.
Analisis peluang pembalap di F1 GP Australia 2026. Charles Leclerc dan George Russell jadi unggulan di tengah regulasi teknis baru Melbourne.
Prediksi lengkap F1 GP Australia 2026. Ferrari difavoritkan juara, sementara Red Bull Ford hadapi tantangan reliabilitas mesin baru. Cek di sini!
F1 2026 dimulai! Ferrari pimpin persaingan di GP Australia sementara Aston Martin hadapi krisis kesehatan pembalap. Cek update lengkapnya di sini.
Analisis mendalam performa mesin listrik F1 2026 di GP Australia. Mengapa efisiensi MGU-K jadi kunci kemenangan di Melbourne? Cek selengkapnya.
Setelah mengurangi selisih poin dengan Oscar Piastri dari 104 menjadi 40 dengan lima balapan tersisa, Max Verstappen menekankan pentingnya mempertahankan momentum.
Lando Norris mengaku McLaren kesulitan di kualifikasi GP Amerika Serikat.
Max Verstappen merebut pole position di GP Amerika Serikat 2025 dengan catatan waktu 1:32,510, unggul dari Lando Norris dan Charles Leclerc.
Yuki Tsunoda gagal melaju dari fase pertama Sprint Qualifying GP Amerika Serikat 2025 akibat kesalahan waktu dari tim Red Bull.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton mengaku kecewa dengan performa Ferrari di Sprint Qualifying F1 Amerika Serikat 2025.
Lando Norris gagal merebut pole dari Max Verstappen di Sprint Qualifying F1 Amerika Serikat 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved