Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Formula 1 MoneyGram Haas meluncurkan livery spesial menjelang GP Amerika Serikat (AS), yang berlangsung di Circuit of The Americas, Austin, Minggu (19/10).
Livery spesial tersebut didominasi oleh warna hitam dengan motif bintang diambil dari bendera AS yang dikombinasikan dengan strip merah dan putih.
"Kami sangat bersemangat untuk GP Amerika Serikat, COTA selalu merasa seperti rumah. Ini minggu yang sibuk dengan banyak kegiatan, tetapi dengan fakta tambahan bahwa itu Sprint, Anda menjalankan adrenalin sepanjang akhir pekan," kata Prinsipal Tim Haas Ayao Komatsu dikutip dari laman resmi tim Formula 1 tersebut, Selasa (14/10).
Balutan livery istimewa ini akan digunakan oleh dua pembalap Haas, yakni Ollie Bearman dan Esteban Ocon, yang akan bersaing untuk bisa mendulang kembali hasil positif melanjutkan kiprah mereka sebelumnya di GP Singapura.
Sirkuit COTA merupakan 'markas' bagi Haas karena menjadi tempat tim ini juga bernaung di Kota Austin untuk melakukan pengembangan.
Menatap balapan di hadapan pendukung sendiri, Komatsu mengatakan telah mempersiapkan beberapa pengembangan VF-25 yang diharapkan bisa membawa Haas kembali bersaing.
"Kami membawa paket upgrade kecil di sini, tapi karena ini adalah akhir pekan Sprint, kami hanya memiliki FP1 untuk mengevaluasinya, jadi lebih penting jika kita sampai di lapangan. Kami sangat menanti tantangan ini!" pungkas Komatsu. (Ant/Z-1)
Max Verstappen, secara terbuka menyatakan harapannya Red Bull bisa tampil lebih kompetitif demi menandingi dominasi Mercedes di Formula 1 musim ini.
Di GP Australia, Minggu (8/3), duo pebalap Mercedes tampil tanpa cela. George Russell dan Kimi Antonelli finis satu-dua.
Max Verstappen, harus puas finis di posisi keenam GP Australia dengan selisih waktu yang cukup mencolok, yakni 54,617 detik dari sang pemenang, pembalap Merceds George Russell.
Menurut George Russell, perdebatan mengenai kenyamanan mobil merupakan pola lama yang selalu berulang setiap kali ada transisi regulasi.
Tim Mercedes memulai musim balap Formula 1 dengan catatan impresif setelah mengamankan posisi podium satu-dua pada balapan utama GP Australia, Minggu (8/3).
Lando Norris menambahkan bahwa evaluasi mendalam akan difokuskan pada pengembangan sasis dan aerodinamika mobil secara keseluruhan.
Setelah mengurangi selisih poin dengan Oscar Piastri dari 104 menjadi 40 dengan lima balapan tersisa, Max Verstappen menekankan pentingnya mempertahankan momentum.
Lando Norris mengaku McLaren kesulitan di kualifikasi GP Amerika Serikat.
Max Verstappen merebut pole position di GP Amerika Serikat 2025 dengan catatan waktu 1:32,510, unggul dari Lando Norris dan Charles Leclerc.
Yuki Tsunoda gagal melaju dari fase pertama Sprint Qualifying GP Amerika Serikat 2025 akibat kesalahan waktu dari tim Red Bull.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton mengaku kecewa dengan performa Ferrari di Sprint Qualifying F1 Amerika Serikat 2025.
Lando Norris gagal merebut pole dari Max Verstappen di Sprint Qualifying F1 Amerika Serikat 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved