Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
LANDO Norris mengaku tidak terlalu terkejut gagal merebut pole position dari Max Verstappen pada sesi Sprint Qualifying Grand Prix Amerika Serikat 2025, Jumat (17/10) waktu setempat. Meski demikian, pebalap McLaren itu tetap optimistis bisa merebut posisi terdepan di Sprint Race hari Sabtu.
Sepanjang sesi di Circuit of The Americas (COTA), Norris tampil cepat. Pebalap asal Inggris itu mencatat waktu terbaik di sesi latihan bebas (FP1) serta memimpin di SQ1 dan SQ2. Namun, di momen terakhir SQ3, Verstappen mencatat waktu 1 menit 32,143 detik, unggul 0,071 detik dari Norris.
“Tentu saya ingin berada di pole, tapi tidak mengejutkan kami sedikit lebih lambat dari Red Bull akhir-akhir ini,” ujar Norris.
“Saya tetap cukup senang. Mungkin ada beberapa hal kecil yang bisa saya perbaiki. Saya sempat melewati beberapa gundukan dengan kurang tepat, tapi itu memang tantangan dari sirkuit ini. Secara keseluruhan saya puas.”
Saat diberi tahu bahwa selisihnya dengan Verstappen hanya 0,071 detik, Norris tersenyum dan menjawab singkat, “Oh, cukup jauh juga.”
Juara sembilan kali Grand Prix itu menambahkan bahwa kondisi trek dengan banyak gundukan membuat semua pebalap kesulitan. “Saya rasa semua pebalap tidak merasa nyaman di Sektor 1. Di sini, kuncinya adalah merasa nyaman dengan ketidaknyamanan itu,” ujarnya sambil tertawa kecil.
Meski gagal merebut pole, Norris yakin peluang menang di Sprint Race tetap terbuka. “Saya yakin kami masih bisa bertarung. Biasanya kecepatan balapan kami lebih baik dibanding kualifikasi. Jadi, semoga kami bisa kembali ke depan besok,” katanya.
Sementara itu, rekan setimnya Oscar Piastri juga gagal menandingi Verstappen dan harus puas di posisi ketiga, terpaut tiga persepuluh detik dari Norris. “Lap saya agak berantakan, sejujurnya. Saya beruntung bisa finis ketiga. Tapi mobil punya kecepatan bagus, tidak ada masalah besar, hanya butuh penyempurnaan,” ujar Piastri.
Pebalap asal Australia itu berharap bisa memanfaatkan peluang di tikungan pertama saat Sprint nanti. “Kita lihat saja apa yang terjadi di start. Menentukan posisi yang tepat di Tikungan 1 di sini cukup rumit,” tutupnya. (Formula 1/Z-2)
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Menurut pembalap asal Belanda ini, kebijakan McLaren yang memberikan perlakuan setara kepada Norris dan Piastri justru menjadi bumerang bagi tim asal Inggris tersebut.
Sebelumnya, Verstappen sempat dikabarkan akan kembali memakai nomor 33 yang identik dengannya sebelum meraih gelar juara dunia pada 2021.
Pembalap Red Bull Max Verstappen mengaku bangga dengan perjuangan yang telah ia dan timnya lakukan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Max Verstappen menutup musim F1 2025 dengan kemenangan dominan di GP Abu Dhabi. Namun gagal merebut gelar hanya dua poin dari Lando Norris.
Peluncuran identitas visual tim dilakukan secara tidak biasa, yakni melalui tayangan iklan pada ajang Super Bowl, menandai keseriusan Cadillac memasuki panggung balap Formula 1.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Seorang juru bicara Williams menyebut bahwa absen di tes pramusim Formula 1 tersebut adalah "hasil rekayasa teknik yang lebih baik" di tengah situasi yang ada.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved