Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Max Verstappen Mengaku Menjaga Hubungan Erat dengan Christian Horner

Basuki Eka Purnama
04/1/2026 12:24
Max Verstappen Mengaku Menjaga Hubungan Erat dengan Christian Horner
Christian Horner, kala masih menjabat sebagai bos Red Bull, (kanan) berbicara dengan pembalap tim Formula 1 itu, Max Verstappen.(AFP/Mark Thompson / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

HUBUNGAN profesional antara Max Verstappen dan Christian Horner mungkin telah berakhir di lintasan balap, namun ikatan personal di antara keduanya tetap tidak tergoyahkan. Pembalap utama Red Bull Racing tersebut mengaku masih rutin menjalin komunikasi dengan mantan bosnya itu, meski Horner telah resmi meninggalkan tim Formula 1 tersebut.

Horner, sosok yang telah mendedikasikan dua dekade hidupnya untuk membangun Red Bull, harus menghadapi kenyataan pahit saat didepak oleh manajemen tim berlogo banteng kembar tersebut. Kendati demikian, bagi Verstappen, jasa Horner dalam kariernya terlalu besar untuk dilupakan begitu saja.

"Aku telah membangun ikatan dengan Christian dan meraih banyak hal terutama pada musim 2021, momen-momen itu juga. Saya tidak akan pernah melupakannya," ungkap Verstappen sebagaimana dikutip dari Motorsport.

Verstappen juga menekankan bagaimana peran Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit. 

"Christian benar-benar berjuang keras untuk saya. Hal-hal seperti itu selalu sulit ketika Anda berbicara satu sama lain di telepon," tambahnya.

Penyebab Keretakan di Red Bull

Kepergian Horner pada musim 2025 dipicu oleh akumulasi persoalan pelik di internal tim. Selain serangkaian hasil mengecewakan di awal musim, yang membuat posisi Red Bull merosot ke peringkat keempat klasemen, atmosfer tim juga sempat memanas akibat tuduhan perilaku tidak pantas terhadap seorang karyawati.

Situasi semakin rumit dengan adanya perebutan kekuasaan di level manajemen pascameninggalnya sang pendiri, Dietrich Mateschitz. Tekanan-tekanan inilah yang akhirnya mendorong pemegang saham untuk mengganti posisi Horner dengan Laurent Mekies.

Komunikasi yang tidak Pernah Putus

Meskipun tongkat estafet kepemimpinan telah berpindah ke tangan Mekies, Verstappen mengaku tetap mencari Horner untuk sekadar bertukar kabar atau berdiskusi ringan sebelum memulai balapan. Komunikasi ini biasanya dilakukan melalui pesan singkat.

"Setiap pekan, setiap balapan. Pada Jumat, Sabtu, dan Minggu dan biasanya melalui pesan singkat. Tetapi juga pada hari libur, misalnya. Setiap pekan," jelas pembalap asal Belanda tersebut mengenai intensitas hubungannya dengan Horner.

Di bawah kepemimpinan Laurent Mekies, Red Bull sebenarnya mulai menunjukkan tren positif dan perbaikan performa. 

Di akhir musim, Verstappen mampu bangkit dan bersaing memperebutkan gelar juara dunia hingga seri terakhir. Namun, ia harus puas menempati posisi kedua setelah kalah tipis dengan selisih hanya dua poin dari pembalap McLaren, Lando Norris, yang mengamankan gelar juara dunia pertamanya dengan total 423 poin. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya