Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Isack Hadjar Alami Kecelakaan Saat Uji Coba Privat Red Bull di Barcelona

Basuki Eka Purnama
28/1/2026 09:46
Isack Hadjar Alami Kecelakaan Saat Uji Coba Privat Red Bull di Barcelona
Pembalap Red Bull Isack Hadjar(Instagram @isackhadjar)

LANGKAH awal Isack Hadjar sebagai pembalap utama tim senior Red Bull Racing menemui ganjalan pada hari kedua tes pramusim Formula 1 2026. Pembalap muda asal Prancis tersebut mengalami kecelakaan cukup serius saat melintasi sirkuit yang basah di Circuit de Barcelona-Catalunya.

Hadjar, yang baru berusia 21 tahun, naik kelas ke tim utama Red Bull untuk musim 2026 setelah menjalani satu musim debut yang mengesankan di Formula 1. Namun, tantangan besar muncul ketika ia harus menaklukkan kondisi lintasan yang licin dalam sesi uji coba privat ini.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi, insiden terjadi saat kondisi cuaca sedang gerimis. Hadjar dilaporkan baru saja keluar dari pit menggunakan ban intermediate setelah sebelumnya menggunakan ban full wet. 

Nahas, pada lap pertamanya dengan ban tersebut, ia kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.

Hingga saat ini, pihak Red Bull belum memberikan pernyataan resmi terkait detail kerusakan mobil. Hal ini karena pengujian dilakukan secara tertutup tanpa akses bagi media independen. 

Meski demikian, Team Principal Laurent Mekies memberikan tanggapannya mengenai insiden yang menimpa pembalap mudanya tersebut.

"Kondisi sore ini sangat sulit, jadi sangat disayangkan berakhir seperti itu, tapi ini adalah bagian dari permainan," ujar Mekies.

Mekies tetap mencoba melihat sisi positif dari performa Hadjar secara keseluruhan. Ia menekankan bahwa sebelum insiden tersebut, proses adaptasi Hadjar berjalan sangat mulus.

"Kesulitan ini datang setelah hari kemarin yang sangat, sangat positif dalam hal jumlah lap yang bisa diselesaikan Isack di mobil, serta dalam hal pembelajaran, pengembangan, dan umpan baliknya kepada para insinyur. Kami akan mencoba yang terbaik untuk memperbaiki mobil dan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya," lanjut Mekies.

Sebelum insiden Hadjar, Red Bull sebenarnya menunjukkan progres yang menjanjikan. Pada sesi pagi, juara dunia empat kali, Max Verstappen, sempat mencicipi mobil tersebut untuk pertama kalinya. 

Meskipun Verstappen sempat melebar di Tikungan Lima pada lap pertamanya setelah keluar dari pit, ia berhasil kembali ke lintasan tanpa kerusakan berarti.

Berdasarkan regulasi tes, Red Bull kini hanya memiliki sisa satu hari jatah lintasan setelah turun di dua hari pertama. Strategi pemilihan hari ini menjadi krusial, mengingat hanya Red Bull dan Ferrari yang memutuskan turun pada Selasa (27/1) akibat prakiraan cuaca buruk, sementara tim-tim lain masih menyimpan jatah tiga hari mereka dari total lima hari yang tersedia minggu ini.

Kini, fokus utama kru mekanik Red Bull adalah memacu waktu untuk memperbaiki mobil agar tetap bisa memanfaatkan sisa kuota uji coba yang ada. (bbc/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya