Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS putri Indonesia Janice Tjen berhasil menembus peringkat 100 besar dunia setelah mengikuti ajang WTA 125 Suzhou di Tiongkok.
Menurut peringkat WTA, Senin (6/10), Janice, saat ini, berada di peringkat 99 dunia, tertinggi dalam kariernya, dengan catatan menang/kalah 67/14.
Petenis kelahiran Jakarta berusia 23 tahun itu juga mencatatkan kenaikan peringkat di sektor ganda, yakni di posisi ke-155, tertinggi dalam kariernya, dengan catatan menang/kalah 58/23.
Kesuksesan itu ia raih setelah berhasil merebut gelar ganda WTA 125 Suzhou bersama rekan senegaranya, Aldila Sutjiadi.
Di sektor tunggal WTA 125 Suzhou, Janice berhasil lolos ke babak utama setelah melalui dua pertandingan di babak kualifikasi dengan kemenangan straight set Namun, ia harus terhenti di putaran pertama setelah kalah dari Varvara Lepchenko.
Janice tiba di Suzhou setelah kandas di putaran pertama WTA 1000 Tiongkok Terbuka, Kamis (2/10). Meski begitu, ia berhasil melompat satu anak tangga dengan menduduki peringkat ke-102 dunia lewat kemenangan babak kualifikasi.
Sebelum tur Asia, Janice menjalani debut WTA di Sao Paulo, Brasil. Pada ajang berlevel WTA 250 itu, ia menjadi runner up, yang membuat peringkatnya melesat ke-103 dunia dari peringkat 130 dunia setelah penampilan perdananya dalam turnamen Grand Slam Amerika Serikat (AS) Terbuka.
Dalam debutnya di turnamen Grand Slam itu, Janice tampil gemilang dengan kemenangan di putaran pertama atas Veronika Kudermetova setelah tidak pernah kalah set pada tiga pertandingan babak kualifikasi.
Ia juga mencatatkan sejarah dengan mengakhiri penantian panjang Indonesia akan kehadiran petenis tunggal putri di Grand Slam, setelah terakhir kali diwakili Angelique Widjaja di AS Terbuka 2004.
Menurut catatan WTA, sebelum tiba di New York untuk kualifikasi AS Terbuka, Janice telah memenangi 45 dari 50 pertandingan profesional
terakhirnya.
Selama periode tersebut, ia mencapai sembilan final ITF, memenangi enam gelar, dan naik lebih dari 200 peringkat, dari 371 ke 149. (Ant/Z-1)
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Aryna Sabalenka menunjukkan konsistensi yang luar biasa, tampil di sembilan final, juga yang terbanyak di tur, termasuk menjadi runner-up di dua Grand Slam.
Janice diharapkan apat melampaui torehan legenda tenis Indonesia, Yayuk Basuki.
Kesuksesan tersebut juga menjadikan Janice Tjen petenis Indonesia dengan peringkat tertinggi kedua dalam sejarah setelah mantan petenis peringkat 19 Yayuk Basuki.
Setelah liburan, Aldila Sutjiadi akan kembali ke lapangan untuk persiapan menghadapi SEA Games 2025 Thailand, dan melakukan latihan untuk tur WTA musim 2026.
Petenis Indonesia Janice Tjen sukses meraih gelar juara ganda WTA 250 Guangzhou Open 2025 bersama Katarzyna Piter asal Polandia.
Janice Tjen menjadi juara di Jinan Terbuka sehingga peringkat WTA-nya melesat 18 strip ke posisi 80 dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved