Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Indonesia Aldila Sutjiadi berencana berlibur setelah menutup musim dengan menjuarai Chennai Terbuka di India, Minggu (2/11)
malam.
Setelah liburan, Aldila akan kembali ke lapangan untuk persiapan menghadapi SEA Games 2025 Thailand, dan melakukan latihan untuk
tur WTA musim 2026.
"Ini turnamen terakhir aku di tahun ini, jadi setelah ini kita liburan, dan habis itu preseason dan latihan lagi untuk SEA Games dan tur tahun depan," kata Aldila, Senin (3/11).
Aldila bersama petenis Indonesia lainnya, Janice Tjen, turun di nomor ganda Chennai Terbuka.
Di laga final, pasangan unggulan kedua itu mengalahkan unggulan pertama Storm Hunter/Monica Niculescu 7-5 dan 6-4.
Dalam perjalanan menjuarai turnamen ini, Janice/Aldila mengalahkan sesama petenis Indonesia, Priska Nugroho, yang berpasangan dengan Sofya Lansere, di babak pertama dengan rubber set.
Janice/Aldila melangkah mulus ke semifinal dengan kemenangan straight set atas pasangan tuan rumah.
Namun, mereka mendapatkan perlawanan keras dari pasangan India lainnya di semifinal sehingga menyelesaikan pertandingan dengan rubber set.
Juara di Chennai Terbuka merupakan gelar WTA 250 pertama tahun ini bagi Aldila. Awal Oktober lalu, mereka menjadi juara di Suzhou, namun tidak masuk hitungan WTA karena itu merupakan ajang level 125 WTA serupa dengan Challenger.
Aldila juga menyabet predikat runner up dalam WTA 500 Guadalajara di Meksiko pada pertengahan September ketika berpasangan petenis tuan rumah Giuliana Olmos.
"Yang pastinya aku sangat senang bisa mendapatkan gelar WTA 250 pertama tahun ini, dan pastinya ini sangat berharga juga karena memang
tahun ini performance aku tidak sebagus tahun-tahun sebelumnya," ujar Aldila.
"Dan, pasti juga senang mendapatkan gelar ini bersama Janice, sesama pemain Indonesia," lanjutnya.
Aldila mengalami gangguan telinga tuli mendadak akhir tahun lalu yang membuatnya harus menjalani perawatan, dan absen pada turnamen awal musim, termasuk Australia Terbuka.
Sebelum itu, Aldila mengakhiri musim 2024 lebih cepat karena cedera di area pergelangan tangan. (Ant/Z-1)
Aryna Sabalenka menunjukkan konsistensi yang luar biasa, tampil di sembilan final, juga yang terbanyak di tur, termasuk menjadi runner-up di dua Grand Slam.
Janice diharapkan apat melampaui torehan legenda tenis Indonesia, Yayuk Basuki.
Kesuksesan tersebut juga menjadikan Janice Tjen petenis Indonesia dengan peringkat tertinggi kedua dalam sejarah setelah mantan petenis peringkat 19 Yayuk Basuki.
Petenis Indonesia Janice Tjen sukses meraih gelar juara ganda WTA 250 Guangzhou Open 2025 bersama Katarzyna Piter asal Polandia.
Janice Tjen menjadi juara di Jinan Terbuka sehingga peringkat WTA-nya melesat 18 strip ke posisi 80 dunia.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Berduet dengan petenis Meksiko, Giuliana Olmos, Aldila Sutjiadi berhasil mengamankan tiket ke babak perempat final ganda putri Hobart International
Dua andalan tenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, harus saling berhadapan untuk memperebutkan tiket ke semifinal sektor ganda putri ASB Classic, Rabu (7/1).
Kontingen Indonesia terus menunjukkan performa konsisten pada SEA Games 2025 di Thailand.
Pasangan ganda putri tenis Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, sukses menggenapi koleksi medali emas bagi kontingen Indonesia di ajang SEA Games 2025 Thailand.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved