Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS putri Indonesia Aldila Sutjiadi, yang berpasangan dengan rekan senegaranya Janice Tjen, berhasil melaju ke semifinal turnamen WTA 125 di Suzhou, Tiongkok.
Aldila/Janice, yang menempati unggulan keempat, berhasil mengalahkan Linda Fruhvirtova/Victorija Golubic dengan skor akhir 6-2 dan 6-4 di laga perempat final, Jumat (3/10).
"Tadi, saya dengan Janice bermain dengan baik. Di set pertama, kita bisa menang 6-2. Di set kedua kita sempat ketinggalan 4-2, tapi akhirnya bisa nge-break balik 4-3 jadi 4-4, terus bisa menang 6-4," kata Aldila melalui pesan instan.
"Kunci kemenangan kami adalah kami bermain dengan solid, dan energi kami juga bagus di lapangan, kami bisa saling melengkapi satu sama lain," lanjutnya.
Dalam pertandingan yang berlangsung selama 57 menit itu, Aldila/Janice mencatatkan lebih banyak ace (satu pukulan, sementara lawan tidak memiliki catatan ace), lebih sedikit kesalahan ganda (satu berbanding tiga milik lawan), dan sukses mengonversi lima dari lima peluang break point atau dengan persentase 100%.
Di laga semifinal turnamen WTA 125 Shuzhou, Aldila/Janice akan berhadapan dengan pasangan Prancis-Tiongkok Estelle Cascino/Shuo Feng, yang mengalahkan Prarthana Thombare/Arianne Hartono dengan 6-2 dan 6-4.
"Pastinya, kami sudah siap untuk bertanding di semifinal besok setelah match hari ini, jadi ya kami akan memberikan yang terbaik untuk besok. Doakan kami untuk bisa menang dan masuk ke final," ujar Aldila.
Aldila tiba di Suzhou setelah kandas di putaran pertama WTA 1000 Tiongkok Terbuka di Beijing, Sabtu (27/8). Ia bersama Irina Khromacheva tidak mampu menghalau unggulan kedua Sara Errani/Jasmine Paolini.
Ia kemudian bertolak dari Beijing menuju Suzhou Minggu (28/9). Petenis berusia 30 tahun itu mengatakan keputusan untuk berduet bersama Janice di Suzhou diambil mendadak dengan melihat jadwal tur tenis dirinya.
Sementara itu, Janice yang juga berkompetisi di sektor tunggal WTA 125 Suzhou berhasil lolos ke babak undian utama setelah melalui dua pertandingan pada babak kualifikasi dengan kemenangan straight set.
Namun, petenis berusia 23 tahun itu harus terhenti pada babak pertama setelah kalah dari Varvara Lepchenko. (Ant/Z-1)
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Aryna Sabalenka menunjukkan konsistensi yang luar biasa, tampil di sembilan final, juga yang terbanyak di tur, termasuk menjadi runner-up di dua Grand Slam.
Janice diharapkan apat melampaui torehan legenda tenis Indonesia, Yayuk Basuki.
Kesuksesan tersebut juga menjadikan Janice Tjen petenis Indonesia dengan peringkat tertinggi kedua dalam sejarah setelah mantan petenis peringkat 19 Yayuk Basuki.
Setelah liburan, Aldila Sutjiadi akan kembali ke lapangan untuk persiapan menghadapi SEA Games 2025 Thailand, dan melakukan latihan untuk tur WTA musim 2026.
Petenis Indonesia Janice Tjen sukses meraih gelar juara ganda WTA 250 Guangzhou Open 2025 bersama Katarzyna Piter asal Polandia.
Janice Tjen menjadi juara di Jinan Terbuka sehingga peringkat WTA-nya melesat 18 strip ke posisi 80 dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved