Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menyiapkan kondisi fisik jelang bersua ganda tuan rumah Korea Selatan Lee So Hee/Baek Ha Na di babak 16 besar Korea Terbuka 2025 yang berlangsung di Suwon Gymnasium, Suwon, Rabu (24/9).
"Lusa, kami melawan Lee So Hee/Baek Ha Na, andalan tuan rumah. Kami harus siap capek, fisik maupun mental. Itu yang harus disiapkan," ungkap Apri dikutip dari PBSI, Selasa (23/9).
"Konsistensi permainan juga harus diperlihatkan. Kami sudah beberapa kali bertemu mereka dan pernah menang. Pengalaman itu yang akan
jadi modal kami," imbuhnya.
Apri/Fadia melangkah ke babak kedua Korea Terbuka setelah menghajar ganda Hong Kong Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan dua gim langsung 21-18 dan 21-6 pada pertandingan yang berlangsung di Suwon Gymnasium, Suwon, Selasa (23/9).
Menurut Apri, saat ini, mereka sedang beradaptasi meski sudah cukup menemukan ritme untuk bisa membaca pola permainan dari lawan.
Sementara itu, Fadia mengaku bahwa dalam dua gim ini memang pasangan Hong Kong sempat merepotkan mereka terutama di gim pertama karena menang angin.
"Di gim pertama, kami masih coba mencari pukulan yang nyaman tapi memang pasangan Hong Kong ketika dikasih angin bisa lumayan meladeni kami," ungkap Fadia.
"Di gim kedua, kami langsung menekan dan tidak mengendurkan lagi serangan," imbuhnya.
Apri/Fadia optimistis dengan persiapan yang matang selama satu minggu bisa berbuat banyak pada turnamen BWF kelas super 500 ini.
"Seminggu kemarin persiapan kami cukup bagus. Kami beberapa kali melakukan sparring dengan ganda putra dan ganda campuran pratama di pelatnas," pungkas Fadia. (Ant/Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Pasangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, berhasil mengamankan tiket babak empat besar turnamen Jerman Terbuka 2026.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari melaju ke babak 16 besar Jerman Terbuka 2026.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Memasuki gim kedua dan ketiga, Amallia/Fadia tampil lebih tenang dan mampu membalikkan keadaan hingga memastikan gelar juara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved