Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, siap kembali berduet dalam BWF World Tour Super 500 Hong
Kong Terbuka 2025 di Hong Kong Coliseum, 9-14 September.
Apriyani mengaku antusias bisa kembali turun bersama Fadia dan berharap keduanya mampu tampil lebih kuat serta lebih matang dari sebelumnya.
"Saya merasa senang, excited bisa kembali berpasangan dengan Fadia. Semoga kami bisa lebih kuat dari sebelumnya, lebih dewasa, dan mengupayakan hasil yang lebih baik juga," kata Apri dalam keterangan resmi PP PBSI, Minggu (7/9).
Meski persiapan tidak banyak karena Fadia baru saja mengikuti Kejuaraan Dunia 2025, Apriyani menegaskan mereka sudah saling memahami karakter permainan masing-masing.
"Persiapan memang singkat, tapi kami sudah tahu karakter masing-masing. Jadi tinggal mengembalikan memori itu di lapangan," ujarnya.
Apriyani/Fadia sempat berpisah dan berpasangan dengan pebulu tangkis lain. Apri sebelumnya berpasangan Febi Setianingrum, sementara Fadia turun bersama Lanny Tria Mayasari.
Apriyani/Fadia terakhir kali berpasangan saat turun dalam Super 1000 All England 2025 pada 11-16 Maret lalu.
Selain kembalinya Apri/Fadia, sektor ganda putri Indonesia juga memasuki era baru dengan turunnya tiga pasangan anyar di ajang Hong Kong Tebruka 2025.
Mereka adalah Amallia Cahaya Pratiwi/Lanny Tria Mayasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
Sayang, di putaran pertama Hong Kong Terbuka 2025, dua pasangan harus saling berhadapan yaitu Apriyani/Fadia melawan Rachel/Febi. (Ant/Z-1)
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Rachel/Febi menyerah di tangan pasangan Tiongkok Bao Li Jing/Luo Xu Min di putaran pertama Swiss Terbuka dengan skor 9-21 dan 19-21.
Pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil melaju ke babak 16 besar All England 2026
PASANGAN ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, sukses melangkah ke babak kedua All England 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved