Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Gresini Racing, Alex Marquez, menegaskan bahwa finis di podium pada GP San Marino merupakan pencapaian paling realistis baginya.
Dalam balapan di Sirkuit Misano, Minggu, Alex berhasil finis di urutan ketiga setelah bersaing sengit dengan pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez dan rider Aprilia Marco Bezzecchi.
Pebalap asal Spanyol itu akhirnya harus puas menempati podium ketiga dengan selisih waktu +7,734 detik dari Marc Marquez yang keluar sebagai juara dengan catatan waktu 41 menit 20,898 detik.
“Balapan kali ini saya mengerahkan segalanya. Podium adalah hasil maksimal yang mungkin karena sejak awal akhir pekan, kedua pembalap pabrikan lebih cepat beberapa persepuluh detik, yang tidak dapat kami temukan,” ujar Alex dalam keterangan resmi, Selasa.
Alex menambahkan bahwa target paling realistis musim ini adalah mempertahankan posisi runner-up klasemen, mengingat selisih poin dengan Marc Marquez semakin melebar.
“Kami akan melanjutkan perjalanan kami menuju posisi runner-up di kejuaraan, yang akan menjadi hasil yang sangat bagus,” ucap Alex.
Sementara itu, Market Development General Manager PT EMLI, Rommy Averdy Saat, menilai target yang dipasang Alex sangat masuk akal.
“Alex Marquez selalu tampil impresif dan makin nyaman untuk tetap konsisten dalam meraih podium di setiap balapannya. Sangat rasional bila Alex mengincar runner-up di klasemen pembalap Juara Dunia MotoGP 2025,” ujar Rommy.
Saat ini, Alex Marquez menempati posisi kedua klasemen dengan 330 poin, sementara Marc Marquez kokoh di puncak dengan 512 poin. (Ant/I-3)
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Franco Morbidelli mencatat bahwa meskipun musim lalu memberikan banyak pelajaran positif, terutama di paruh pertama, masih ada celah besar yang harus ditutupi oleh tim teknis.
Desain livery Ducati Desmosedici GP untuk musim ini dikerjakan oleh Aldo Drudi dari Drudi Performance.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Saat ini, kalender balap MotoGP dinilai masih sangat didominasi oleh pasar Eropa, dengan 14 dari 22 seri balapan masih dilangsungkan di Benua Biru tersebut.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved