Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Francesco Bagnaia mengaku masih mengalami kesulitan dengan motornya. Tapi, dia menyatakan ada sedikit kemajuan saat mengikuti sesi latihan GP Inggris akhir pekan ini.
"Akhirnya, untuk pertama kalinya, di akhir sesi, kami menemukan sesuatu yang berhasil di bagian depan. Detail kecil, tapi memberi saya sedikit rasa percaya diri," kata Bagnaia dikutip Crash.
Bagnaia menjelaskan dirinya tetap mengalami masalah yang sama meski sudah mencoba dua setelan motor yang berbeda, termasuk versi yang dipakai pada balapan tahun lalu.
"Dua setelan yang benar-benar berbeda memberi saya perasaan yang sama di bagian depan. Yang satu bahkan setelan dari tahun lalu, tapi tetap tidak berhasil," katanya.
Bagnaia mengakui kesulitan tersebut membuatnya frustrasi. Masalah ini menurutnya sangat bertentangan dengan gaya balapnya.
"Saya biasanya masuk tikungan dengan sudut kemiringan lebih besar dan tetap mengerem. Sekarang, saya tidak bisa. Ini benar-benar berbeda dari gaya saya," sebutnya.
Bagnaia juga menyebut pilihan ban depan tahun ini berbeda dan kurang cocok dibanding MotoGP musim lalu. Bagnaia menilai performanya masih kalah dibandingkan rekan satu pabrikan, Alex Marquez.
"Kami harus memahami apa yang dilakukan Marquez karena dia jauh lebih kuat dan menirunya. Kekurangan performa ini tertutupi oleh Marc (Marquez), itu perbedaannya," beber Bagnaia. (I-3)
Performa Bagnaia sepanjang musim 2025 yang naik turun membuat posisinya di tim pabrikan Borgo Panigale mulai disorot.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Berbeda dengan Formula 1 yang memiliki serikat resmi pebalap, MotoGP hingga kini belum memiliki wadah tersebut.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir, menilai prototipe RC213V versi 2026 sebagai paket motor terbaik yang pernah ia tunggangi sejak bergabung dengan pabrikan asal Jepang tersebut.
CHOCOLATOS, pemimpin merek wafer stick dan minuman cokelat kemasan saset dari PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood), secara resmi menjadi sponsor tim BK8 Gresini Racing di MotoGP.
Kabar mengenai kepindahan Fabio Quartararo mencuat setelah adanya laporan yang menyebutkan ia telah menyepakati kontrak berdurasi dua tahun bersama Honda.
Karakter Marco Bezzecchi yang ceria namun penuh determinasi sangat cocok dengan semangat yang diusung oleh tim Aprilia Racing.
CEO Honda Racing Corporation (HRC), Koji Watanabe, menegaskan bahwa musim 2026 bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan sebuah tonggak sejarah bagi pabrikan asal Jepang tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved