Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGAS Maulana menepati janjinya kepada Leo Rolly Carnando untuk membawa mereka ke final BWF World Tour Super 1000 All England 2025.
Ganda putra bulu tangkis Indonesia itu memastikan tempat di partai puncak setelah mengalahkan rekan senegara, Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani, dengan skor 21-14, 17-21, dan 21-15 dalam laga sengit di Utilita Arena Birmingham, Minggu 916/3) dini hari WIB.
"Sebelum berangkat, saya berjanji kepada Leo untuk membawanya ke final All England, dan akhirnya tercapai. Itu jadi tambahan motivasi buat saya," kata Bagas dalam keterangan tertulis usai pertandingan.
Meski lawan yang dihadapi adalah rekan senegara, pertandingan tidak berlangsung mudah. Leo/Bagas tampil dominan di gim pertama, unggul 11-6 di interval sebelum menutup gim dengan skor 21-14.
Namun, Sabar/Reza bangkit di gim kedua. Setelah tertinggal 7-3 dan 11-10 di interval, mereka mampu membalikkan keadaan hingga menang 21-17, memaksa pertandingan berlanjut ke rubber game.>
Di gim penentu, Leo/Bagas bermain lebih dominan. Mereka unggul 11-7 di interval dan terus menekan hingga akhirnya mengunci kemenangan 21-15 serta memastikan tiket ke final.
"Pastinya tidak mudah melawan rekan senegara tapi kami bisa elewatinya. Di gim pertama lawan terlihat belum panas dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Sementara di gim ketiga kami lebih yakin saja, perkuat komunikasi dengan pasangan," ujar Bagas.
Bagi Leo, pencapaian ini sangat berarti, tetapi ia menegaskan bahwa mereka tidak boleh cepat puas.
"Sangat bangga bisa ke final All England. Tapi tidak boleh berpuas diri dulu, masih ada tugas untuk besok. Kami mau berusaha maksimal lagi. Selain itu, semoga kami bisa konsisten seperti ini terus," kata Leo.
Leo juga mengatakan Sabar/Reza sedang on fire. Hal tersebut membuat mereka ekstra waspada.
"Tapi yang terpenting bagaimana memperbaiki kesalahan, hilang satu poin, berikutnya tidak boleh diulang," ujar dia.
Keberhasilan Leo/Bagas menjaga asa ganda putra Indonesia untuk melanjutkan tradisi juara di All England.
Di dua edisi terakhir, ganda putra selalu membawa pulang gelar melalui pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Namun Fajar/Rian harus terhenti di babak kedua pada tahun ini.
Di partai final, Leo/Bagas masih menunggu lawan antara pasangan unggulan keenam asal Tiongkok, He Jiting/Ren Xiangyu, dan ganda putra Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae. (Ant/Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Leo Rolly Carnando tidak dapat menyembunyikan rasa emosionalnya sesaat setelah poin terakhir diraih.
Di babak perempat final Indonesia Masters, Raymond/Joaquin akan berhadapan dengan sesama ganda putra Indonesia, Fajar/Fikri.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Menatap laga semifinal, Fikri menyadari tantangan tidak akan mudah. Mereka akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved