Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Francesco Bagnaia mengaku memetik banyak pelajaran berharga dari GP Thailand di Sirkuit Buriram, Minggu (2/3), ketika dia finis urutan ketiga di belakang Marc Marquez dan Alex Marquez.
"Saya harus meningkatkan performa, mempelajari apa yang dia (Marc) lakukan dengan lebih baik dan menutup selisih waktu saat ini, karena saya tahu dua balapan akhir pekan berikutnya sangat bagus untuk Marc dan Alex, tetapi saya harus lebih dekat dengan mereka," kata Bagnaia, dikutip Selasa (4/3).
Pembalap Italia itu mengaku tidak berdaya menandingi dominasi Marc dan Alex Marquez semenjak sesi kualifikasi.
Pembalap yang akrab disapa Pecco itu bahkan sudah berusaha memperkecil selisih waktu ketika ban Marc Marquez mengalami masalah tekanan sehingga disalip oleh Alex Marquez, namun manuver Pecco tetap gagal menyalip Marc Marquez.
"Saya bahkan belum bisa menghentikan mereka. Saya mencobanya tetapi seperti di bioskop, melihat mereka saling bersaing," ujar juara dunia MotoGP 2023 tersebut.
Hasil itu memupus harapan Pecco mempertahankan gelar juara GP Thailand yang diraihnya musim lalu.
Selanjutnya, MotoGP dilangsungkan di Termas de Rio Hondo, Argentina pada 14-17 Maret. (Ant/Z-1)
Musim lalu, secara mengejutkan, Marco Bezzecchi berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir dengan koleksi 353 poin.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved