Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA dua kali Francesco Bagnaia mengakui kesulitan pada sesi sprint MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram, Sabtu (1/3). Dia menyebut ada penjelasan ilmiah untuk masalah yang dialaminya pada sesi sprint.
Bagnaia harus puas finis ketiga pada sesi sprint. Pembalap Italia itu mengidentifikasi penyebab utamanya ialah perubahan terkait tangki bahan bakar yang berdampak pada dinamika motor.
“Ada alasan ilmiah mengapa saya kesulitan dalam sprint. Kami mencoba memahaminya dan sejujurnya satu-satunya hal yang mereka ubah dari balapan panjang adalah tangki bahan bakar yang lebih kecil menurut regulasi," kata Bagnaia seperti dilansir Motorsport.
“Itu sedikit mengubah dinamika motor dan saya lebih kesulitan dalam pengereman dan masuk. Namun, kami sedang mengerjakannya, kami mencoba menyelesaikannya," ucapnya.
Bagnaia finis ketiga dalam kontes sprint. Dia berjuang keras menangkis agresivitas pendatang baru Ai Ogura (Trackhouse) selama 13 lap.
Bagnaia menjelaskan bahwa tangki bahan bakar yang lebih kecil mengubah dinamika Ducati-nya. Hal itu menyebabkannya lebih kesulitan dalam pengereman dan ketika masuk tikungan.
“Hari ini kami hanya melakukannya dengan cara standar, tetapi lain kali kami akan mencoba sesuatu yang berbeda," ujarnya. (M-3)
Marco Bezzecchi meraih kemenangan impresif pada seri pembuka MotoGP 2026 di GP Thailand. Marc Marquez gagal finis, sementara Pedro Acosta dan Raul Fernandez melengkapi podium.
Francesco Bagnaia mengaku proses adaptasinya dengan motor terbaru, Desmosedici GP26, berjalan sangat mulus dan memberikan sinyal positif bagi tim Ducati Lenovo.
Francesco Bagnaia mengaku lebih nyaman dengan DNA baru Ducati GP26 dibanding GP25. Simak hasil tes pramusim Buriram dan persiapan Pecco hadapi MotoGP 2026.
Performa Bagnaia sepanjang musim 2025 yang naik turun membuat posisinya di tim pabrikan Borgo Panigale mulai disorot.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Masa depan pembalap Marc Marquez bersama Ducati mulai menemui titik terang setelah sang juara bertahan menyatakan telah menyepakati sebagian besar poin dalam kontrak barunya.
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved