Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Lenovo Marc Marquez mengatakan musim ini, dia hanya ingin menjadi kompetitif lagi. Pasalnya, Marquez merasa telah mencapai semua keinginannya selama berkarier di MotoGP.
Pembalap Spanyol tersebut merupakan pembalap aktif yang paling banyak meraih gelar dengan memperoleh delapan gelar dan enam di antaranya adalah juara dunia MotoGP.
"Saya sudah mencapai apa yang saya inginkan. Targetnya adalah mencoba dan memperpanjang karir saya dan mencoba untuk menjadi kompetitif lagi. Kemudian, jika saya memenangkan gelar lain, ini akan menjadi sesuatu yang lain. Tapi tujuan utama saya sudah tercapai," kata Marquez dikutip dari laman MotoGP, Minggu (12/1).
Pembalap yang dijuluki The King of Crasher atau Si Raja Jatuh tersebut baru saja menyelesaikan kesepakatan untuk pindah tim dari Gresini
Racing ke Ducati Lenovo.
Marquez, yang sempat mengalami musim-musim yang terpuruk bersama Honda karena harus berkutat dengan cedera dan permasalahan mesin, pada musim lalu, mulai menunjukkan penampilannya yang cukup menjanjikan.
Bersama Gresini, Marquez mencatatkan tiga kemenangan grand prix, tujuh podium, dan menempati peringkat ketiga klasemen akhir MotoGP 2024.
Untuk memburu gelar kesembilan sepanjang kariernya, Marquez setidaknya harus bersaing dengan rekan setimnya Francesco 'Pecco' Bagnaia, juara bertahan Jorge Martin, dan mantan rekannya Enea Bastianini. (Ant/Z-1)
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved