Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SERGIO Perez menegaskan akan menyelesaikan kontraknya di Formula 1 hingga tahun depan di Red Bull, meskipun ada spekulasi akan diberhentikan pada musim panas ini.
Pembalap asal Meksiko ini baru saja meraih hasil buruk, dengan bos timnya, Christian Horner, mengatakan setelah GP Inggris bahwa performa tanpa poinnya tidak dapat dipertahankan untuk tim.
Dapat dipahami bahwa jika keadaan tidak membaik dalam dua balapan berikutnya, Red Bull dapat mengaktifkan klausul terkait kinerja dalam kontrak Perez dan menggantikannya untuk paruh kedua tahun ini.
Baca juga : Sergio Perez Teken Perpanjangan Kontrak Dua Tahun dengan Tim Red Bull
Tim memberikan tes kepada pembalap cadangan Liam Lawson di Silverstone pekan lalu, dengan sumber-sumber yang menyatakan bahwa pembalap Selandia Baru itu menunjukkan bahwa ia memiliki kecepatan untuk naik ke kursi balap di RB20 2024 jika diperlukan.
Namun terlepas dari rumor tentang masa depannya, Perez bersikeras menjelang GP Hungaria bahwa itu adalah bisnis seperti biasa dan mengklaim bahwa komentarnya baru-baru ini yang menyoroti pentingnya dua balapan berikutnya tidak terkait dengan kemungkinan dia akan dicoret jika keadaan tidak berubah.
"Jelas, saya tidak bisa berbicara tentang kontrak saya, tapi tidak ada hubungannya dengan itu," kata Perez mengutip Motorsport, (19/7).
Baca juga : Max Verstappen Menangkan Balapan Sprint Grand Prix Tiongkok
"Yang saya katakan adalah bahwa dua balapan berikutnya sangat penting bagi saya. Saya ingin pergi berlibur dengan semangat yang baik dan saya pikir itu bagus untuk sisi garasi saya untuk pergi dengan semangat yang baik. Saya tidak membicarakan hal lain."
"Saya sepenuhnya fokus untuk memberikan yang terbaik dan saya akan berada di sini, dan saya akan berada di sini lagi tahun depan, dan tidak ada yang berbeda. Saya hanya berkomitmen penuh pada diri saya sendiri."
Namun, Perez tidak berilusi bahwa ia harus mulai memberikan lebih banyak hal untuk Red Bull, setelah hanya mencetak 15 poin dalam enam balapan terakhir.
Baca juga : Sergio Perez Optimistis Tim Red Bull akan Tampil Apik Sepanjang Musim Ini
"Saya belum tampil, pertama-tama, dalam kondisi 100%, dengan situasi ketika Anda menempatkan diri Anda dalam posisi yang sulit. Tentu saja kami memikul banyak tanggung jawab untuk itu, tetapi ada banyak situasi juga, dengan jenis balapan yang berbeda," jelasnya.
"Ini adalah sedikit dari segalanya ketika Anda berada dalam lingkaran setan ini. Kami memiliki hari Jumat yang sangat kuat, tetapi kemudian saya mengacaukannya di Silverstone saat kualifikasi, jadi itu tergantung pada saya."
"Kemudian dengan strategi di Silverstone, kami hanya melempar dadu dan melihat apa yang terjadi. Itu tidak berhasil bagi kami. Tapi saya pikir yang terpenting adalah saya sudah terlalu lama berkecimpung di bisnis ini dan saya tahu bahwa yang terpenting adalah di mana saya finis di Abu Dhabi. Jadi, mari kita nikmati rollercoaster ini dan semoga bisa segera kembali ke performa terbaik," pungkasnya.
Sergio Perez, yang sebelumnya memutuskan untuk fokus menghabiskan waktu bersama keluarga, merupakan mantan pembalap Red Bull hingga musim 2024.
Bergabungnya Sergio Perez dan Valtteri Bottas menandai langkah mengejutkan bagi Cadillac, yang memboyong dua pembalap veteran yang pada musim ini kehilangan kursi utama mereka di Formula 1.
Sergio Perez mengakui ia menikmati kebebasan yang datang dengan membuat jarak dari Formula 1, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.
Liam Lawson, pembalap muda asal Selandia Baru, resmi dipilih untuk membalap bersama Max Verstappen di Red Bull mulai musim Formula 1 2025.
PEMBALAP Sergio Perez mengeklaim telah menolak dua peluang dari tim F1 lain untuk keluar dari Tim Red Bull musim 2025.
Pembalap tim Red Bull Sergio Perez dinis ketujuh di GP Belgia, Minggu (28/7), setelah mengawali balapan di posisi start kedua.
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Sebelumnya, Verstappen sempat dikabarkan akan kembali memakai nomor 33 yang identik dengannya sebelum meraih gelar juara dunia pada 2021.
Helmut Marko, yang juga dikenal sebagai tangan kanan mendiang salah satu pendiri Red Bull, Dietrich Mateschitz, telah menjadi arsitek di balik program pembalap junior tim Formula 1 itu.
Pembalap Red Bull Max Verstappen mengaku bangga dengan perjuangan yang telah ia dan timnya lakukan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Jelang GP Abu Dhabi, pembalap Red Bull Max Verstappen memilih untuk menjalani persiapan dengan santai, banyak menghabiskan waktu bersama keluarganya sebelum terbang ke Uni Emirat Arab.
Pembalap Red Bull Yuki Tsunoda tetap optimistis soal kariernya di Formula 1 meski tidak lagi mengisi satu dari dua kursi pembalap utama timnya di musim 2026 setelah digantikan Isack Hadjar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved