Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
EMMA Raducanu mengaku sangat bersemangat menjelang Grand Slam lapangan rumput Wimbledon.
Hal itu ia ungkapkan dalam temu media ajang pemanasan Wimbledon, Rothesay International di Eastbourne, Inggris, Senin (24/6). Ia mengamati sekitar 20 reporter yang duduk di depannya dengan penuh semangat dan tawa.
"Ya Tuhan. Haruskah kita berfoto bersama?" kata Raducanu sambil tertawa, dikutip dari WTA.
Baca juga : Emma Raducanu Dapat Wildcard untuk Tampil di Wimbledon
Juara Grand Slam itu kemudian meminta agennya untuk mengambil foto bersama sebelum memulai konferensi pers.
Interaksi kecil tersebut memberikan gambaran tentang energi Raducanu yang meluap-luap selama musim lapangan rumput di negara asalnya. Ia mengakui bahwa perasaan tersebut tak selalu muncul.
"Saya sangat bersemangat saat ini," kata Raducanu kepada wartawan.
Baca juga : Jalani Operasi, Emma Raducanu Absen di Prancis Terbuka dan Wimbledon
"Saya sangat menyukai olahraga ini. Saya menyukai tenis. Olahraga ini seperti menguasai saya dan saya benar-benar menyalakan kembali cahaya dan api dalam diri saya. Sangat bahagia dan sangat menikmatinya," lanjutnya.
Raducanu absen karena cedera musim panas lalu ketika musim lapangan rumput Inggris tiba. Dua tahun sebelumnya, peringkat 338 pada 2021 itu mencetak kemenangan atas Marketa Vondrousova dan Sorana Cirstea untuk mencapai babak 16 besar di Wimbledon.
Beberapa bulan kemudian, Raducanu menjadi petenis kualifikasi pertama di Era Open yang memenangi gelar Grand Slam di Amerika Serikat (AS) Terbuka. Namun, tiga tahun berikutnya pencapaian itu dirusak oleh cedera yang membatasi dirinya untuk berlatih dan akhirnya menyebabkan beberapa operasi pada tahun lalu.
Baca juga : Raducanu Bantah Tersingkir Cepat dari Wimbledon karena Tekanan
"Saya sangat bersyukur bisa merasakan perasaan ini lagi karena ini adalah sesuatu yang telah saya rindukan selama beberapa tahun terakhir," ujar Raducanu.
"Saya belum pernah merasa sebaik ini dengan tenis saya, dan saya bersemangat dan bergairah untuk waktu yang sangat lama."
"Sekarang ini sangat melegakan bagi saya karena saya kurang fokus pada hasil karena saya tahu dengan cara saya berlatih dan cara saya berkompetisi dan bertarung di lapangan, hal-hal baik 100% akan terjadi."
Baca juga : Raducanu Tersingkir di Putaran Kedua Wimbledon
"Dan, saya memiliki keyakinan dan keyakinan penuh akan hal itu sekarang. Saya benar-benar bisa mengatakannya dan bersungguh-sungguh pada saat yang sama, daripada hanya mengatakannya," imbuh petenis berusia 21 tahun itu
Kini berada di peringkat ke-168, Raducanu memulai musim lapang nrumputnya dengan melaju ke semifinal di Rothesay Open di Nottingham pekan lalu. Ia kalah dalam tiga set ketat dari petenis peringkat teratas Inggris, Katie Boulter.
Di Eastbourne, ia akan menghadapi juara AS Terbuka 2017 Sloane Stephens di babak pertama. (Ant/Z-1)
JANICE Tjen kembali mengukir sejarah bagi tenis Indonesia di panggung dunia. Tampil sebagai debutan di Australia Terbuka, petenis asal Jakarta ini sukses melaju ke babak kedua.
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Raducanu menjalani laga kompetitif pertamanya di United Cup, Selasa (6/1).
Petenis Inggris Emma Raducanu memutuskan mengakhiri musim 2025 lebih awal setelah mundur dari dua turnamen WTA di Tokyo dan Hong Kong karena sakit.
Raducanu mengakui kualitas Tjen yang sebelumnya mencuri perhatian dunia.
Janice Tjen tidak mampu menghentikan tren positif yang sedang dibawa Raducanu ketika kandas dengan skor akhir 2-6 dan 1-6 di putaran kedua AS Terbuka.
Kesuksesan Emma Raducanu menjadi juara AS Terbuka 2021 melalui babak kualifikasi memotivasi Janice Tjen untuk dapat melakukan hal serupa.
Sabalenka akan menghadapi petenis nonunggulan dari Rusia, Polina Kudermetova.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved