Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Emma Raducanu Tersingkir dari Australia Terbuka 2026, Evaluasi Total Gaya Bermain

Khoerun Nadif Rahmat
21/1/2026 14:58
Emma Raducanu Tersingkir dari Australia Terbuka 2026, Evaluasi Total Gaya Bermain
Petenis Emma Raducanu.(Dok. AFP/David Gray)

LANGKAH Emma Raducanu di turnamen Grand Slam Australia Terbuka 2026 harus terhenti lebih awal. Petenis Britania Raya tersebut dipaksa mengakui keunggulan wakil Austria kelahiran Rusia, Anastasia Potapova, dalam laga putaran kedua yang berlangsung di Melbourne Park, Rabu (21/1).

Raducanu menyerah dua set langsung 6-7 (3/7) dan 2-2 dari petenis peringkat 55 dunia tersebut. Kekalahan ini memupus harapan penggemar tenis untuk menyaksikan duel sengit antara sang juara AS Terbuka 2021 itu melawan peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, di putaran ketiga.

Tampil sebagai unggulan ke-28, Raducanu sebenarnya sempat memimpin 5-3 pada set pertama. Namun, inkonsistensi yang diperparah dengan kondisi kebugaran yang belum prima membuatnya kehilangan momentum. Raducanu mengakui bahwa masalah cedera kaki masih membayanginya sepanjang pertandingan.

"Ini hanya salah satu dari hari-hari di mana Anda merasa tidak enak di lapangan," ujar Raducanu dikutip dari AFP.

Hasil minor di Melbourne itu memperpanjang catatan kurang memuaskan Raducanu di awal musim 2026. Sebelumnya, ia tersingkir di perempat final turnamen pemanasan oleh petenis peringkat 204 dunia, Taylah Preston, serta menelan kekalahan di ajang United Cup awal bulan ini.

Menyikapi tren negatif tersebut, Raducanu menyatakan tidak akan langsung kembali ke lapangan latihan. Ia memilih untuk pulang dan melakukan evaluasi total terhadap performanya yang belum kembali ke level puncak sejak merengkuh gelar juara di New York lima tahun silam.

"Saya ingin bermain dengan gaya yang berbeda. Ada ketidaksesuaian antara cara saya bermain sekarang dengan keinginan saya. Itulah yang ingin saya benahi," tegasnya.

Meski tersingkir, Raducanu mencoba tetap berpikiran positif. Ia merasa persiapannya menuju Australia sudah maksimal mengingat kendala fisik yang dihadapi. Namun, misi besar untuk menemukan kembali gaya permainan yang tepat kini menjadi prioritas utamanya demi menyelamatkan sisa musim kompetisi tahun ini. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya