Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA bertahan Iga Swiatek dan sesama pemenang gelar Grand Slam empat kali Naomi Osaka berpotensi bentrok di putaran kedua Prancis Terbuka.
Unggulan teratas dan peringkat satu dunia Swiatek akan menghadapi petenis kualifikasi pada pertandingan pembukanya, sementara Osaka akan menghadapi petenis Italia Lucia Bronzetti pada pertandingan babak pertamanya.
Swiatek berupaya memenangi gelar Grand Slam kelima dan yang keempat di Prancis Terbuka.
Baca juga : Iga Swiatek Jadi Unggulan Pertama di Prancis Terbuka
"Rasanya seperti di rumah sendiri di sini," kata Swiatek, yang tiba di turnamen tersebut dengan membawa gelar lapangan tanah liat di Madrid dan Roma, dikutip Minggu (26/5).
AFP/OSCAR DEL POZO--Petenis Jepang Naomi Osaka
"Saya telah bekerja keras untuk bermain di level tinggi," lanjutnya.
Baca juga : Naomi Osaka dan Iga Swiatek Bersinar di Piala Billie Jean King
Mantan petenis nomor satu dunia Osaka, yang kini berada di peringkat 134 belum pernah melewati babak ketiga di Paris.
Sedangkan Bronzetti, peringkat 48 dunia, belum pernah memenangi pertandingan undian utama di Roland Garros dalam dua kunjungannya.
Osaka, yang berusia 26 tahun mengalami hubungan yang pahit dengan Prancis Terbuka.
Baca juga : Swiatek akan Hadapi Ujian Berat di Australia Terbuka 2023
Pada 2021, dia didenda karena memilih keluar dari komitmen wajib konferensi media sebelum mengundurkan diri dari kompetisi setelah hanya satu pertandingan dengan alasan ingin melindungi kesehatan mentalnya.
Osaka melewatkan edisi 2023 karena sedang hamil sebelum melahirkan bayi perempuan pada Juli.
Sementara itu, Swiatek berupaya menjadi petenis putri pertama yang mengangkat tiga gelar berturut-turut di Paris sejak Justine Henin pada 2007.
Petenis Polandia berusia 22 tahun itu juga ingin bergabung dengan Chris Evert, Steffi Graf, dan Henin dalam mengangkat trofi Coupe Suzanne-Lenglen empat kali di era Open. (Ant/Z-1)
Kepastian ini muncul setelah nama Serena Williams tercatat dalam daftar pemulihan (reinstatements) International Tennis Integrity Agency (ITIA) pada Senin (9/2) waktu setempat.
Janice Tjen berhasil menundukkan petenis asal Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor telak 6-0 dan 6-1 di putaran pertama Qatar TotalEnergies Open.
JANICE Tjen harus mengubah persiapan jelang laga pembuka WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 setelah lawannya berganti menjadi Beatriz Haddad Maia.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Drama terjadi di Qatar Terbuka saat petenis nomor dua dunia Iga Swiatek dan juara Australia Terbuka Elena Rybakina tersingkir. Maria Sakkari tampil gemilang.
Langkah Janice Tjen, di turnamen WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 resmi terhenti di babak 32 besar setelah mengakui keunggulan petenis nomor dua dunia, Iga Swiatek.
Meskipun Janice Tjen datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah menembus peringkat 46 dunia awal bulan ini, pengalaman Swiatek sebagai pemegang enam gelar Grand Slam
Pertandingan antara Iga Swiatek vs Janice Tjen dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026. Kick-off atau waktu mulai pertandingan diperkirakan pada pukul 20.30 WIB
Janice Tjen tampil dominan di Qatar Terbuka 2026 usai tekuk Beatriz Haddad Maia 6-1, 6-0. Simak jadwal dan statistik lawan Iga Swiatek malam ini.
Bagi Rybakina, ini menjadi semifinal Grand Slam keempat sepanjang kariernya dan yang pertama sejak Wimbledon 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved