Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP tim Red Bull Sergio Perez mengaku optimistis timnya bisa mempertahankan dominasi mereka di Formula 1 musim 2024 dengan mobil RB20 yang telah ia jajal saat uji coba pramusim di Bahrain, Kamis (22/2) waktu setempat.
Perez mencatatkan 129 putaran di Sirkuit Internasional Bahrain dan finis sebagai pembalap tercepat kedua setelah Carlos Sainz (Ferrari) dengan hanya terpaut 0,758 detik saja.
"Jelas kami memiliki mobil yang sangat dominan tahun lalu. Saya pikir kami semua berharap untuk melanjutkan konsep serupa, tapi Red Bull selalu mengejutkan kami dan orang-orang di pabrik sangat berani dan mereka telah melakukan pekerjaan dengan baik," kata Perez, dikutip dari laman resmi Formula 1, Jumat (23/2).
Baca juga : Sergio Perez tidak Sabar Jajal Mobil Baru Tim Red Bull di Bahrain
Keyakinan itu semakin diperkuat saat Perez menilai Red Bull berada di arah yang tepat untuk menyempurnakan RB20.
Terlebih, menjajalnya di Sirkuit Internasional Bahrain menjadi sebuah nilai tambah sendiri karena memiliki trek yang cukup sulit, sehingga mendorong pembalap dan mobil untuk dapat mengatasi tantangan tersebut.
"Secara umum, ini jelas merupakan langkah maju dan kami berada di arah yang benar dengan mobil ini," kata Perez.
Baca juga : Perez Bertekad Akhiri Dominasi Verstappen di Formula 1 2024
"Ini jelas merupakan trek yang sangat rumit. Dari pagi sampai sore hari, kami melakukan beberapa set-up dan memahami beberapa pengaturan yang sesuai. Ini sangat rumit karena treknya sering berubah setiap kali balapan, jadi kita harus mendasarkan segalanya pada perasaan kita," tambahnya.
Saat ditanya mengenai prediksinya terkait persaingan musim ini, pembalap asal Meksiko itu mengaku tidak ingin berpikir lebih jauh dan hanya mau memantapkan fokusnya di setiap rangkaian balapan yang ia jalani.
"Saya yakin semuanya juga sedang mencoba lebih dekat dengan kami. Saya rasa kami tidak terlalu memperhatikan (saingan kami) dalam hal itu," kata Perez.
"Saat ini, kami, pada dasarnya, fokus pada pekerjaan kami. Kami sangat sibuk dengan program kami. Saya pikir nanti di sesi terakhir, akan ada lebih banyak ide, tapi saya pikir kita akan mengetahuinya nanti (setelah Grand Prix Bahrain)," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Sergio Perez, yang sebelumnya memutuskan untuk fokus menghabiskan waktu bersama keluarga, merupakan mantan pembalap Red Bull hingga musim 2024.
Bergabungnya Sergio Perez dan Valtteri Bottas menandai langkah mengejutkan bagi Cadillac, yang memboyong dua pembalap veteran yang pada musim ini kehilangan kursi utama mereka di Formula 1.
Sergio Perez mengakui ia menikmati kebebasan yang datang dengan membuat jarak dari Formula 1, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.
Liam Lawson, pembalap muda asal Selandia Baru, resmi dipilih untuk membalap bersama Max Verstappen di Red Bull mulai musim Formula 1 2025.
PEMBALAP Sergio Perez mengeklaim telah menolak dua peluang dari tim F1 lain untuk keluar dari Tim Red Bull musim 2025.
Pembalap tim Red Bull Sergio Perez dinis ketujuh di GP Belgia, Minggu (28/7), setelah mengawali balapan di posisi start kedua.
Red Bull Ford Powertrains langsung dinilai sebagai paket mesin terkuat jelang era regulasi 2026 setelah data uji coba pramusim di Bahrain menunjukkan keunggulan performa.
Peluncuran identitas visual tim dilakukan secara tidak biasa, yakni melalui tayangan iklan pada ajang Super Bowl, menandai keseriusan Cadillac memasuki panggung balap Formula 1.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Seorang juru bicara Williams menyebut bahwa absen di tes pramusim Formula 1 tersebut adalah "hasil rekayasa teknik yang lebih baik" di tengah situasi yang ada.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved