Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBULU tangkis Denmark Viktor Axelsen mengatakan kemenangannya di BWF World Tour Finals (WTF) 2023 menjadi titik baliknya untuk lebih kuat lagi dalam mengikuti berbagai turnamen penting di tahun mendatang.
“Saya sangat bangga dan sangat lelah. Tahun 2023 saya sungguh luar biasa. Tahun ini juga diwarnai dengan kekecewaan besar,” ungkap Axelsen, dikutip dari AFP, Senin (18/12), merujuk pada kekalahannya di All England dan Kejuaraan Dunia 2023 Denmark.
“Tetapi seorang olahragawan hebat bangkit dan pulih dari pengalaman mengecewakan. Dan itulah yang berhasil saya lakukan. Saya telah memenangkan beberapa gelar besar, jadi saya tidak boleh kecewa dengan tahun ini,” ujarnya menambahkan.
Baca juga : Ginting Vs Axelsen Final Indonesia Terbuka 2023, Head To Head Ke-16
Adapun tunggal putra peringkat satu dunia itu memenangkan laga final sekaligus gelar ketiga WTF secara beruntun usai menang atas wakil Tiongkok, Shi Yu Qi dua gim langsung 21-11, 21-12, Minggu (17/12).
Di sisi lain, tunggal putri asal Taiwan Tai Tzu Ying juga menilai kemenangannya di WTF kali ini merupakan motivasinya untuk bangkit setelah tahun yang cukup penuh dinamika untuknya.
Tai menang atas peraih emas Olimpiade 2016 Rio Carolina Marin dari Spanyol di babak final melalui laga rubber game 12-21, 21-14, 21-18.
Baca juga : Ini Profil Viktor Axelsen, Lawan Ginting di Final Indonesia Terbuka 2023
“Saya belum bisa berlatih dengan baik sebelum datang ke sini (WTF), jadi persiapan dan performa saya di sini kurang maksimal,” kata Tai.
“Tetapi ketika saya melihat penampilan luar biasa dari Carolina Marin dan Chen Yufei… Saya berkata pada diri sendiri bahwa saya harus mengertakkan gigi dan melakukan yang terbaik untuk bisa bersaing,” ujarnya menambahkan.
Sementara itu, di sektor ganda putra, juara dunia 2023 asal Korea Selatan Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae mengalahkan pasangan Tiongkok Liang Weikeng/Wang Chang 21-17, 22-20 untuk merebut gelar ganda putra.
Lebih lanjut di nomor ganda putri ada pasangan tuan rumah Chen Qing Chen/Jia Yi Fan menang atas pasangan Korea Selatan Baek Ha-na dan Lee So-hee 21-16, 21-16. Lalu di ganda campuran, gelar juara jatuh ke tangan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong setelah mengalahkan rekan satu negaranya Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping 21-11, 21-18 di babak final. (Ant/Z-4)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump tiba di Davos, Swis, Rabu (21/1) waktu setempat, dengan membawa polemik besar yang menguji hubungan Amerika Serikat dan Eropa.
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
MENURUT studi baru, salah satu alat favorit Presiden Donald Trump telah merugikan warga Amerika Serikat. Sebagian besar tarif AS, sekitar 96%, dibayarkan oleh pembeli AS.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kemenangan ini sekaligus menjadi revans untuk Adnan/Indah setelah takluk dalam pertemuan terakhir menghadapi Goh/Lai di Korea Open 2025 pada September lalu.
Di babak kualifikasi Indonesia Masters 2026, Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan tunggal Tailand Kantaphon Wangcharoen 21-12 dan 21-7.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Pada babak 32 besar, Fajar/Fikri mengandaskan perlawanan ganda Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh lewat dua gim langsung 21-16, 21-10.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved