Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Panitia Pelaksana turnamen bulu tangkis BNI Indonesia Masters 2023 Armand Darmadji menjanjikan kompetisi dan persaingan yang lebih sengit serta berkualitas karena tidak hanya levelnya yang naik namun juga bakal diikuti pemain yang memiliki peringkat lebih baik.
"BNI Indonesia Masters 2023 bakal menjanjikan persaingan yang lebih sengit dibanding turnamen Indonesia International Challenge pekan lalu. Ini bukan hanya karena level turnamen dan hadiah yang lebih meningkat, tetapi juga karena persaingannya lebih sengit dan ketat," kata Armand seperti dilansir dari Antara, Selasa (24/10).
Menurut dia, jika pekan sebelumnya berada di level international challenge, kini BNI Indonesia Masters 2023 masuk dalam level 6 kalender Badminton World Federation (BWF) World Tour Super 100.
"Turnamen yang digelar di Jatim International Expo Surabaya pada 24-29 Oktober 2023, berhadiah total 100 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp1,5 miliar," ucapnya.
Baca juga: PBSI Gandeng Le Minerale Sediakan Air di Pelatnas Cipayung
Selain itu, kata dia, juga menyediakan poin rangking BWF, dengan rincian juara pertama mendapat 5.500 poin, kedua 4.680 poin dan semifinalis 3.850 poin.
"BNI Indonesia Masters 2023 bakal menjanjikan persaingan yang lebih sengit dibanding turnamen Indonesia International Challenge pekan lalu. Ini bukan hanya karena level turnamen dan hadiah yang lebih meningkat, tetapi juga karena persaingannya lebih sengit dan ketat," ujarnya.
Tak hanya itu, dirinya juga melihat bahwa animo pebulu tangkis dari berbagai negara sangat tinggi untuk datang ke Surabaya. "Ajang ini diminati para pemain internasional, rata-rata dari rangking top 100 dunia yang akan hadir," tuturnya.
Armand menjelaskan, sengitnya persaingan bisa dilihat dari nama-nama pemain yang datang ke Kota Pahlawan, misalnya, di tunggal putra ada pemain peringkat 36 dunia asal Taiwan Su Li Yang.
"Ada juga atlet asal Jepang peringkat 41 dunia Takuma Obayashi, Jeon Hyeok Jin asal Korea peringkat 49 dunia dan Mithun Manjunath pemain rangking 56 dunia yang sempat membela India di Asian Games Hangzhou, Tiongkok lalu," ujar Armand.
Selanjutnya, di tunggal putri ada Sim Yu Jim, unggulan pertama asal Korea sekaligus juara turnamen Xpora Indonesia International Challenge (IIC) 2023, unggulan kedua dari Jepang Riko Gunji, unggulan ketiga asal Myanmar Thet Htar Thuzar, sementara andalan tuan rumah Ester Nurumi Tri Wardoyo yang menjadi unggulan keempat.
Bahkan, kata dia, peraih medali perak ganda campuran Olimpiade 2016 asal Malaysia, Chan Peng Soon juga datang menambah panas persaingan, namun kali ini akan tampil bersama pasangan barunya, Cheah Yee See.
"Bagi pemain pelapis dan junior Pelatnas PBSI di Cipayung, ini kesempatan bagi mereka untuk mengasah kemampuan, mengukur kekuatan, dan mendapatkan pengalaman di turnamen internasional," tuturnya.
Menurut Armand, tuan rumah Indonesia akan menerjunkan kekuatan terbaik, di antaranya ada juara World Junior Championship 2023 di Spokane, Washington, Amerika Serikat, yakni Alwi Farhan.
Baca juga: PBSI Puas dengan Capaian Skuad Merah Putih di Indonesia Masters
Selain Alwi, ada unggulan pertama sekaligus sang juara BNI Indonesia Masters 2023 di Medan, Ribka Sugiarto/Lanny Tria Mayasari. "Selain itu da Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose dan Jesita Putri Miantoro/Febi Setianingrum yang jadi unggulan kedua dan ketiga di ganda putri," kata Armand.
Tak hanya itu, di nomor ganda campuran, Indonesia menerjunkan pasangan Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela, Jafar Hidayatullah/Aisyah Salsabila Putri Pranata dan Amri Syahnawi/Winny Oktavina Kandow serta Marwan Faza/Jessica Maya Rismawardani.
"Secara total terdapat 241 pemain dari 15 negara siap tampil di BNI Indonesia Masters 2023," ucapnya.
Negara peserta tersebut, kata dia, Australia, Inggris, Prancis, Hong Kong, India, Jepang, Korea, Malaysia, Myanmar, Nigeria, Sri Lanka, Thailand, Taiwan, Amerika Serikat, dan tuan rumah Indonesia. "Diantaranya Jepang 32 pemain, Korea 18, Malaysia 53, Thailand 30, Taiwan 20, sedangkan Indonesia menurunkan 67 pemain," ucapnya. (Z-6)
Di putaran pertama Indonesia Masters. Putri KW sukses menundukkan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun. Putri menyudahi perlawanan tersebut melalui dua gim langsung dengan skor identik, 21-15, 21-15.
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kemenangan ini sekaligus menjadi revans untuk Adnan/Indah setelah takluk dalam pertemuan terakhir menghadapi Goh/Lai di Korea Open 2025 pada September lalu.
Di babak kualifikasi Indonesia Masters 2026, Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan tunggal Tailand Kantaphon Wangcharoen 21-12 dan 21-7.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Pada babak 32 besar, Fajar/Fikri mengandaskan perlawanan ganda Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh lewat dua gim langsung 21-16, 21-10.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Keputusan ini diambilPBSI lantaran performa kedua pasangan ganda putri tersebut dinilai stagnan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan oleh tim pelatih.
Selama durasi 25 detik tersebut, pemain diperbolehkan melakukan aktivitas mandiri seperti mengelap keringat, minum, hingga mengikat tali sepatu tanpa perlu meminta izin wasit.
Laga ini menjadi momen penting bagi Raymond/Joaquin yang menjalani debut mereka di turnamen level Super 1000.
Sejumlah bidang menyampaikan paparan laporan, antara lain Bidang Pembinaan Prestasi, Turnamen, Prestasi Daerah, Teknologi Informasi dan Riset Pengembangan.
Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa, Jafar/Felisha kalah dua gim langsung 12-21, 17-21 dalam waktu 39 menit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved