Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBULU tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung harus mengakui keunggulan wakil Tiongkok Han Yue di babak perempat final Indonesia Masters 2023.
Gregoria takluk dari unggulan kedelapan asal Negeri Tirai Bambu itu dengan skor 21-19, 8-21 dan 16-21, dalam pertandingan di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (27/1).
Pada laga ini, juara BWF World Junior Championships 2017 itu sejatinya bisa mengawali gim pertama dengan keunggulan 21-19. Sayang di gim kedua, tunggal putri peringkat 14 dunia itu takluk dengan skor 8-21.
Pada gim penentuan, performa Jorji, sapaan akrab Gregoria, sedikit menurun seusai tertinggal dengan skor 1-7. Ketertinggalan tersebut membuat tunggal putri asal Wonogiri tersebut akhirnya menyerah pada gim penentuan dengan skor 16-21.
"Pada gim pertama bisa dikatakan saya bermain imbang dengan lawan. Kami bisa kejar mengejar poin di gim tersebut," kata Jorji ditemui usai pertandingan.
Baca juga: Chico Ikuti Jejak Jojo ke Semifinal Indonesia Masters
"Sayang di gim kedua saya banyak melakukan kesalahan sehingga membuat lawan mendapatkan kepercayaan diri untuk melakoni gim ketiga. Pada gim penentuan saya sudah berusaha semaksimal mungkin namun masih banyak melakukan kesalahan yang tidak perlu," ungkap Jorji.
Terhenti di perempat final, runner up Australia Terbuka 2022 itu mengaku belum puas secara penampilan. Tunggal putri berusia 23 tahun itu ingin melakukan evaluasi lagi untuk perbaikan ke depannya supaya bisa bermain lebih konsisten lagi.
"Bersyukur bisa melaju sampai ke sini, hanya saja saya kurang puas dengan penampilan saya. Ada beberapa bagian lagi yang perlu dibenahi untuk ke depannya," tutur Jorji.
"Nantinya saya akan evaluasi lagi dengan pelatih dan melakukan untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya," pungkasnya.
Dengan hasil ini, ia sejatinya melampaui prestasi pada dua turnamen sebelumnya di Malaysia dan India Terbuka yang hanya mampu melaju hingga 16 besar.
Pada Malaysia Terbuka 2023, Gregoria takluk dari wakil Taiwan, Wen Chi Hsu, lewat pertarungan rubber game 18-21, 21-16 dan 18-21. Sedangkan di India Terbuka 2023, ia kalah dari wakil Korea Selatan, An Se Young, dengan straight game 16-21 dan 18-21. (OL-16)
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Indonesia Terbuka level Super 1000 kini berdurasi 11 hari. PBSI sebut ini investasi strategis untuk prestise turnamen, peluang atlet, dan pengalaman sportainment bagi penonton.
BWF mengumumkan transformasi besar World Tour 2027-2030. Denmark Open naik ke level Super 1000, total 36 turnamen setahun, format baru, dan hadiah hingga USD 26,9 juta.
PP PBSI menjadikan capaian di Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 sebagai bahan evaluasi krusial untuk mematangkan skuad menuju Piala Thomas dan Uber 2026.
Indonesia mengalahkan Tailan dengan skor 3-2 di laga perempat final BATC 2026
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Sebanyak enam wakil Indonesia akan kembali turun gelanggang di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (24/1), untuk memperebutkan tiket menuju babak final.
Tiwi/Fadia gagal melaju ke semifinal Indonesia Masters setelah ditundukkan wakil Jepang, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi, dengan skor 21-16, 11-21, dan 14-21.
PASANGAN ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu atau Jafar/Felisha memastikan tempat di semifinal Indonesia Masters 2026.
Di babak perempat final Indonesia Masters, Raymond/Joaquin akan berhadapan dengan sesama ganda putra Indonesia, Fajar/Fikri.
Apriyani/Lanny sukses mengamankan tiket perempat final Indonesia Masters usai mengalahkan wakil Hong Kong, Tsaing Hiu Yan/Yeung Piu Lam 21-17 dan 21-18.
Anthony Sinisuka Ginting resmi memutuskan mundur dari putaran kedua Indonesia Masters setelah mengalami masalah pada bagian pinggangnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved