Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

PBSI Evaluasi Total Skuad Menuju Piala Thomas dan Uber 2026

Khoerun Nadif Rahmat
08/2/2026 19:36
PBSI Evaluasi Total Skuad Menuju Piala Thomas dan Uber 2026
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian.(Dok. Antara)

PENGURUS Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menjadikan capaian di Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 sebagai bahan evaluasi krusial untuk mematangkan skuad menuju Piala Thomas dan Piala Uber 2026.

Meski kedua tim membawa pulang medali perunggu, performa sektor putra menjadi catatan khusus setelah gagal memenuhi target mencapai babak final.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa ajang yang berlangsung di Qingdao, China, tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang. PBSI sengaja tidak menurunkan kekuatan penuh demi memberikan jam terbang bagi pemain pelapis.

"Kami memberi kesempatan lebih besar kepada pemain muda untuk melihat kesiapan mereka di level internasional. Ini menjadi bahan penilaian penting sebelum kami menyusun komposisi tim Thomas dan Uber, baik dari sisi mental maupun strategi," ujar Eng Hian dalam keterangannya.

Selain sebagai ajang uji coba, keikutsertaan ini juga krusial untuk mengamankan poin peringkat dunia para atlet sebelum bertolak ke Forum Horsens, Denmark, pada 24 April mendatang.

Rapor Tim Putri dan Catatan Sektor Putra
Di sektor putri, pencapaian menembus semifinal diapresiasi karena sesuai dengan target awal. Langkah tim putri terhenti setelah takluk 1-3 dari Korea Selatan, Sabtu (7/2). 

Eng Hian menyoroti beberapa poin positif, termasuk kembalinya performa impresif Ester Nurumi Tri Wardoyo dan kestabilan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Penampilan mereka menjadi modal kuat untuk memperkuat tim Uber.

Sebaliknya, hasil di sektor putra menyisakan pekerjaan rumah. Anthony Sinisuka Ginting dan kolega harus puas dengan medali perunggu setelah kalah 1-3 dari Jepang di babak empat besar.

"Untuk putra, hasil ini tentu tidak sesuai target karena kami membidik final. Performa beberapa pemain belum maksimal, dan ini akan segera kami evaluasi untuk mendongkrak performa sebelum Piala Thomas," lanjutnya.

Meski gagal ke final, Eng Hian memberi kredit khusus bagi barisan tunggal putra. Nama-nama seperti Ubed, Prahdiska Bagas, dan Richie dinilai menunjukkan kematangan bertanding yang signifikan.

PBSI berharap hasil di BATC 2026 tetap menjadi pelecut motivasi bagi seluruh pemain. "Semoga medali ini menambah kepercayaan diri mereka untuk mengejar prestasi yang lebih tinggi di Denmark nanti," pungkas Eng Hian. (H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya