Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic mengatakan bahwa dirinya tidak menyimpan dendam bahkan sudah melupakan insiden tahun lalu ketika dia dilarang tampil di Melbourne hingga akhirnya dideportasi dari Australia.
Djokovic, sebelumnya dilarang masuk Australia selama tiga tahun karena melanggar aturan status visa dan protokol kesehatan terkait vaksinasi covid-19. Namun, larangan tersebut sudah dicabut dan petenis Serbia itu pun telah beraksi dalam turnamen Adelaide International, yang merupakan turnamen pemanasan sebelum dia turun di Grand Slam pembuka musim, Australia Terbuka, yang akan dimulai pada 16 Januari.
Petenis berusia 35 tahun itu bahkan mendapatkan sambutan hangat ketika menelan kekalahan di pertandingan nomor ganda Adelaide International.
Baca juga: Djokovic Panaskan Mesin Jelang Australia Terbuka 2023
"Sangat senang akhirnya bisa kembali, dan bisa melihat penonton memenuhi stadion pada pertandingan pertama saya adalah kejutan yang sangat menyenangkan. Banyak dukungan dan banyak cinta," kata Djokovic dikutip AFP, Selasa (3/1).
Australia Terbuka tahun lalu dibayangi oleh kontroversi kasus Djokovic, yang diusir dari Australia sehari sebelum pertandingan setelah persidangan memutuskan memulangkannya.
Kejadian tersebut menjadi pengalaman terburuk bagi Djokovic namun dia mengaku sama sekali tidak menyimpan dendam dan telah melupakannya.
"Itu terjadi 12 bulan yang lalu dan artinya itu sudah lama. Saya telah melupakannya dan menatap ke depan," ujar dia.
"Tidak ada alasan bagi saya untuk fokus ke sana. Apa yang menjadi fokus Anda, itulah yang akan terjadi. Jika Anda berfokus terhadap hal-hal negatif, itulah yang akan terjadi jadi saya tidak ingin seperti itu."
"Saya tidak menyimpan dendam, saya di sini untuk bermain tenis, menikmati pertandingan olahraga dan menyebarkan energi yang baik," pungkasnya. (Ant/OL-1)
Puncak popularitas Lincoln’s Rock di Blue Mountains berujung penutupan. Ribuan turis menyerbu demi meniru foto Jennie Blackpink, memicu kekhawatiran keamanan dan lingkungan.
Pemprov DKI Jakarta melalui Perumda Dharma Jaya memastikan pasokan daging sapi dan ayam aman hingga Idulfitri 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Ramadan.
Menteri Komunikasi Australia Anika Wells memanggil pimpinan Roblox untuk membahas maraknya dugaan kasus pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di platform tersebut.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Mengusung semangat kolaborasi budaya, ajang ini menjadi panggung bagi keragaman cita rasa Australia untuk bersanding harmonis dengan kekayaan kuliner Indonesia.
Tony Mokbel, gembong narkoba legendaris Australia, resmi bebas setelah jaksa membatalkan persidangan ulang. Kasusnya runtuh akibat skandal pengkhianatan pengacara.
Kurniahu Tjio Kay Kie, mantan atlet sekaligus ayahanda dari legenda ganda putra Marcus Fernaldi Gideon, meninggal dunia pada Kamis (29/1) dini hari.
JUARA bertahan Jannik Sinner menegaskan kesiapannya menghadapi Novak Djokovic pada babak semifinal Australia Terbuka setelah menyingkirkan petenis Amerika Serikat, Ben Shelton.
Keputusan mundur Musetti menjadi berkah besar bagi Djokovic yang sepanjang pertandingan tampil di bawah performa terbaiknya dan dipenuhi kesalahan sendiri.
Jessica Pegula menang dua set langsung 6-2 dan 7-6 (7-1) sekaligus menghentikan langkah Amanda Anisimova di perempat final Australia Terbuka
Jessica Pegula melaju ke perempat final Australia terbuka setelah menumbangkan juara bertahan Madison Keys. Pegula tampil klinis dan kini bidik gelar Grand Slam perdana.
Aryna Sabalenka melaju ke perempat final Australia Terbuka ke-13 kalinya secara beruntun, usai menaklukkan Victoria Mboko dan samai rekor Novak Djokovic.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved