Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENANGAN berhasil dibukukan ganda putra bulu tangkis Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada laga perdana babak penyisihan Grup B BWF World Tour Finals 2022, Rabu (7/12).
Melakoni pertarungan menghadapi pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik, The Daddies --julukan Ahsan/Hendra-- sukses menyelesaikan pertarungan dalam tempo 32 menit dengan skor akhir 21-12 dan 21-15.
Kemenangan ini sekaligus menghentikan tiga kekalahan beruntun Ahsan/Hendra dari pasangan juara dunia 2022 tersebut. Sebelumnya, Ahsan/Hendra kalah di perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, babak perempat final Malaysia Terbuka 2022 dan final Kejuaraan Dunia 2022.
"Mengucap syukur alhamdulillah kita bisa menyelesaikan pertandingan pertama dengan kemenangan. Kita tidak memikirkan yang sudah terjadi, itu sebagai bahan pembelajaran untuk kita fight lagi di pertandingan hari ini," tutur Ahsan dalam keterangan resmi PBSI, Rabu (7/12) malam.
Baca juga: Ginting Menang Mental atas Jonatan pada Laga Pembuka
Tampil di partai terakhir, Ahsan/Hendra mengaku kemenangannya ini diraih berkat termotivasi kemenangan wakil-wakil Indonesia lainnya. Di luar Jonatan Christie yang kalah dari rekan senegara Anthony Sinisuka Ginting, semua wakil Indonesia mampu melakoni laga pembuka dengan meraih kemenangan.
"Pas masuk lapangan tadi memang seperti dapat motivasi lebih untuk menang karena melihat teman-teman yang lain menang semua. Bahkan ada yang membuat kejutan seperti Gregoria," ucap Ahsan.
Setelah merebut kemenangan pertama, adapun perjalanan Ahsan/Hendra di grup B bakal berlanjut. The Daddies selanjutnya akan bersua ganda putra Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen pada Kamis (8/12).
Melihat catatan BWF, pertemuan antara Ahsan/Hendra dan pasangan Denmark itu akan menjadi pertemuan ke delapan kalinya. Di mana secara head to head The Daddies unggul dengan catatan 6 kali menang dan 1 kali kalah. (OL-16)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Jonatan Christie mengatakan evaluasi utama dari turnamen sebelumnya lebih banyak berkaitan dengan aspek nonteknis yang baru ia temui selama kariernya usai hengkang dari pelatnas.
Sabar/Reza dipastikan tampil di World Tour Finals usai mencapai semifinal Australia Terbuka.
Dejan/Gloria kalah dari wakil Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.
Kepastian itu didapatkan Fajar/Rian setelah wakil tuan rumah, He Ji Ting/Ren Xiang Yu memutuskan untuk mundur dari World Tour Finals, Kamis (12/12).
Gregoria Mariska Tunjung mengakui ia tidak bisa mengembangkan variasi serangan di sepanjang pertandingan, sehingga menjadi keuntungan bagi lawan.
Jonatan Christie harus menelan kekalahan dari pemain unggulan tuan rumah Shi Yu Qi melalui rubber game 16-21, 21-17, dan 8-21 di laga World Tour Finals.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved