Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIPLOMASI Internasional Komite Olimpiade Indonesia (KOI) kembali menghasilkan buah positif.
Organisasi Olahraga Non-Pemerintah itu menggandeng Komite Olimpiade Nasional (NOC) Hungaria untuk bekerja sama membantu peningkatan prestasi olahraga antar-kedua negara.
Ketua KOI Raja Sapta Oktohari mengatakan kerja sama ini merupakan realisasi dari hasil pendekatan diplomasi olahraga internasional yang dilakukan KOI dengan NOC Hungaria sejak awal 2022.
Kerja sama ditandai secara resmi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak di Seoul, Korea Selatan, akhir Oktober.
“Alhamdulillah, KOI kembali menambah kerja sama yang payung hukumnya secara resmi sudah ditandatangani melalui MoU ini. Semoga dengan MoU ini prestasi olahraga Indonesia dapat semakin mendunia,” kata Okto, sapaan karib Raja Sapta dalam keterangan resminya, Rabu (2/11).
Baca juga: Ini Induk Organisasi Olahraga yang Ada di Indonesia
Sebagai informasi, kerja sama dengan NOC Hungaria merupakan bagian Indonesia Olympic Champions Program yang telah dikerjakan KOI sebelum Olimpiade 2020 Tokyo, program ini bertujuan untuk membantu peningkatan prestasi olahraga Indonesia khususnya dalam meningkatkan prestasi untuk Olimpiade dan multievent lainnya.
Okto menjelaskan bentuk komitmen KOI dan NOC Hungaria adalah keduanya bersepakat mendorong pembinaan pertukaran pelatihan atlet antarfederasi nasional kedua negara terkait partisipasi bilateral dan multilateral kompetisi serta pelatihan.
Pertukaran ini, lanjut Okto, tidak terbatas untuk atlet. Namun juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kualitas official, trainer, ITO, tenaga ahli olahraga, hingga ilmuwan olahraga yang ingin berpartisipasi dalam seminar ataupun pelatihan yang dapat meningkatkan mutu kualitas olahraga kedua negara.
“Hungaria memiliki prestasi luar biasa di lima cabor (cabang olahraga), yaitu renang, polo air, kano, anggar, dan gulat. Kelima cabor ini langganan meraih medali di Olimpiade. Kita bisa ambil ilmu dari mereka, dan KOI membuka pintu agar payung hukum ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh Federasi Nasional,” kata Okto.
Perlu diketahui, Hungaria sudah mengoleksi 181 medali emas sejak Olimpiade 1896 Athena hingga Olimpiade 2020 Tokyo.
Raihan terbanyak diberikan oleh cabor anggar dengan 38 emas, renang 29 emas, kano 28 emas, gulat 20 emas, dan polo air 9 emas.
NOC Hungaria sendiri berkeinginan untuk belajar dari Indonesia di tiga cabor, yakni bulu tangkis, sport climbing, dan surfing. Kerja sama ini efektif dapat dilakukan mulai Oktober 2022-Desember 2026.
“Kerja sama dua arah ini diharapkan bisa membantu peningkatan prestasi olahraga kita, sehingga pada akhirnya Indonesia Olympic Champions Program ini bisa membantu peningkatan jumlah atlet Indonesia yang lolos kualifikasi Olimpiade untuk jangka pendek dan untuk jangka panjang bisa menunjang percepatan Design Besar Olahraga Nasional (DBON) yang telah ditetapkan pemerintah sebagai peta jalan menuju capaian sukses lima besar Olimpiade pada 2045,” kata Okto. (Rif/KOI/OL-09)
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan dilakukan secara teratur, gejala asma justru dapat lebih terkontrol dan kualitas hidup meningkat.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Karbohidrat tetap menjadi elemen krusial bagi tubuh sebagai sumber energi utama, terutama saat berolahraga di tengah kondisi berpuasa.
Penambahan fitur di Strava ini merupakan bentuk respons langsung terhadap tingginya minat serta permintaan dari komunitas pengguna terhadap kelima aktivitas fisik tersebut.
Minat masyarakat Bandung terhadap olahraga raket terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved