Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKALAHAN yang dialami Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti di babak final Indonesia Masters tidak membuat mereka berkecil hati. Hal itu malahan membuat mereka semakin yakin bisa mendapat hasil lebih baik di Indonesia Terbuka, pekan depan.
"Kepercayaan diri kami harus ditambah, serta pemulihan badan terlebih dulu. Setelah kemarin main di tiap babak tentu sangat menguras tenaga. Pemulihan tidak hanya fisik tapi juga mental, itu bekalnya buat kami," kata Apriyani dalam konferensi pers di Istora Senayan Jakarta, Minggu (12/6).
Menjadi runner-up di turnamen BWF Super 500 pertama mereka bukan hasil yang buruk. Mereka bersyukur akhirnya bisa menuntaskan Indonesia Masters hingga babak final dan disertai penampilan terbaik yang mereka kantongi.
Baca juga: Apriyani/Fadia Runner-up Indonesia Masters 2022
Tidak ingin berkecil hati, Apriyani/Fadia saling mengapresiasi permainan masing-masing saat menghadapi ganda putri Tiongkok, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, yang berstatus sebagai peringkat satu dunia.
"Hasil ini sudah yang terbaik, kami sudah mengeluarkan kemampuan yang dimiliki. Memang masih banyak kekurangan, tapi kami cukup senang dengan penampilan hari ini," kata Apriyani soal laga yang berakhir dengan skor 18-21 dan 12-21 itu.
Rampung sebagai runner-up seusai menghadapi unggulan teratas, membuat Apriyani/Fadia belajar banyak tentang bagaimana menghadapi atlet peringkat papan atas.
"Kami jadi tahu bagaimana menghadapi Top Five, karena di sini kan kami pasangan baru. Masih banyak PR dan kami harus bekerja keras untuk ke depannya," kata Apri.
Sementara itu, Fadia, yang lebih junior, juga mendapat pengalaman besar setelah sanggup melaju sampai babak final pertamanya bersama pasangan baru.
"Bersyukur bisa ke final, banyak sekali pelajaran yang saya dapat seperti pola permainan. Ternyata standar pemain kelas dunia ya seperti itu. Setelah ini saya pasti akan lebih ekstra latihannya dan tidak boleh mudah berpuas diri," ujar Fadia. (Ant/OL-1)
LANGKAH impresif ditunjukkan para penggawa bulu tangkis tuan rumah dalam ajang BWF Super 500 Indonesia Masters 2026. Sebanyak 16 wakil Indonesia dipastikan melangkah ke babak kedua
LANGKAH positif berhasil dicatatkan tunggal putra masa depan Indonesia, Alwi Farhan, pada gelaran Indonesia Masters 2026. Tampil impresif di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (21/1),
GANDA campuran bulu tangkis Indonesia Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, mencatatkan kemenangan heroik pada laga pembuka Daihatsu Indonesia Masters 2026.
Di babak kualifikasi Indonesia Masters 2026, Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan tunggal Tailand Kantaphon Wangcharoen 21-12 dan 21-7.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Pada gim pembuka, mereka terus berada di bawah tekanan pasangan Hong Kong hingga tertinggal 9-11 pada interval.
Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kandas di semifinal Indonesia Terbuka saat melawan pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae 18-21, 21-19, 21-23.
Adnan/Indah menyingkirkan unggulan pertama asal Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, di putaran pertama Indonesia Terbuka.
Gerakan cepat dalam latihan, seperti agility dengan shuttlecock, memicu rasa pusing hebat yang membuat Gregoria Mariska Tunjung khawatir akan kambuh mendadak.
Gregoria Mariska Tunjung telah absen dari sejumlah turnamen internasional sejak akhir Maret, termasuk batal memperkuat tim Indonesia di Piala Sudirman 2025.
Bagi Fajar Alfian, warna biru bukan sekadar perubahan visual semata, melainkan menyentuh sisi emosionalnya sebagai seorang pendukung Persib Bandung atau Bobotoh.
Pertemuan sesama wakil Merah Putih itu akan mempertemukan unggulan kedelapan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi melawan pasangan muda Siti Sarah Azzahra/Agnia Sri Rahayu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved