Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DUCATI menguasai posisi start Moto-GP di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Prancis, yang akan berlangsung pada Minggu (15/5).
Dua pembalap Ducati Francesco Bagnaia dan Jack Miller menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi, Sabtu (14/5), dan akan memulai balapan di posisi pertama dan kedua.
Bagnaia mencatatkan waktu putaran 1 menit 30,450 detik disusul Miller yang hanya terpaut 0,069 detik di belakangnya. Pole position ini dua kali beruntun diraih Bagnaia setelah GP Spanyol di Sirkuit Jerez.
Baca juga: Quartararo Incar Kemenangan di Kandang
Aleix Espargaro (Aprilia) di posisi ketiga dengan catatan waktu 1 menit 30,609 detik. Torehan tersebut bagi Espargaro menjadi yang ketiga kali sukses menembus start di barisan depan.
Juara bertahan Fabio Quartararo (Yamaha) akan memulai balapan di urutan keempat disusul Enea Bastianini (Gresini), Johann Zarco (Pramac), dan dua pembalap Suzuki Joan Mir serta Alex Rins. Rekan setim Zarco, Jorge Martin, di urutan kesembilan.
Sementara itu, dua pembalap Repsol Honda Marc Marquez dan Pol Espargaro bakal memulai balapan dari urutan 10 dan 11. (OL-4)
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Berbeda dengan Formula 1 yang memiliki serikat resmi pebalap, MotoGP hingga kini belum memiliki wadah tersebut.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved