Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PERMASALAHAN teknis pada pompa bahan bakar mobil Formula 1 (F1) RB18 milik tim Red Bull Racing, membuat mereka gagal merebut poin pada balapan pembuka di GP Bahrain yang berlangsung pada akkhir pekan lalu, Minggu (20/3).
Dalam balapan itu sejatinya dua pembalap Red Bull memulai balapan dengan sangat baik, Max Verstappen menempati P2 sambil terus berjuang mengejar Charles Leclerc (Ferrari).
Sementara rekan setimnya, Sergio Perez, berada di urutan keempat, berusaha secara intens memburu posisi Carlos Sainz Jr yang mengemudi di posisi ketiga.
Namun petaka datang di ujung lomba, Verstappen yang berada di P2 tiba-tiba merasa ada yang salah sehingga Red Bull RB18 terasa makin lambat seperti kehilangan tenaga. Ia akhirnya masuk pit dan terhenti pada lap 54, tiga lap sebelum finis.
Hal yang sama juga alami Perez, mesin mobil RB18 tiba-tiba mati saat memasuki lap terakhir, seusai tikungan 1, membuat pembalap Meksiko itu tidak dapat menyelesaikan perlombaan.
Baca juga: Perez Sebut Red Bull Ingin Dia Menang di GP Meksiko
Saat ini, jelang seri balapan F1 kedua yang dijadwalkan bergulir di Arab Saudi pada 25-27 Maret 2022, Perez mengungkapkan dirinya sudah melupakan kegagalan di GP Bahrain dan kini dirnya bersiap untuk tampil maksimal di Jeddah Corniche Circuit.
"Saya tidak sabar untuk kembali ke dalam mobil akhir pekan nanti. Bahrain sulit, saya hanya satu lap dari podium di balapan pembuka musim, tetapi saya memiliki kepercayaan diri pada tim ini," kata Perez dikutip dari Motorsport, Kamis (24/3).
"Sisi positifnya adalah musim masih panjang, kami punya mobil yang cepat dan saya juga merasa sangat kompetitif dalam balapan. Saya berharap untuk membawa kecepatan itu ke Jeddah, memaksimalkannya saat kualifikasi dan (balapan) hari Minggu," tuturnya.
Terlepas dari keyakinannya terhadap RB18, pembalap asal Meksiko tersebut mengantisipasi akhir pekan di Arab Saudi yang tidak terduga. Apalagi setelah pengalaman musim lalu di Sirkuit Corniche Jeddah.
"Balapan di sana (GP Arab Saudi) tahun lalu adalah balapan yang gila. Itu sirkuit yang sangat menantang dan akan lebih sulit lagi dengan mobil-mobil baru (F1)," sebut Perez.
"Sayangnya, saya tidak berhasil mencapai finis pada 2021 (di Jeddah), jadi (akhir pekan ini) saya ingin balapan yang bebas masalah untuk menunjukkan potensi penuh mobil kami,” tukasnya.(Motorsport/OL-5)
Sergio Perez, yang sebelumnya memutuskan untuk fokus menghabiskan waktu bersama keluarga, merupakan mantan pembalap Red Bull hingga musim 2024.
Bergabungnya Sergio Perez dan Valtteri Bottas menandai langkah mengejutkan bagi Cadillac, yang memboyong dua pembalap veteran yang pada musim ini kehilangan kursi utama mereka di Formula 1.
Sergio Perez mengakui ia menikmati kebebasan yang datang dengan membuat jarak dari Formula 1, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.
Liam Lawson, pembalap muda asal Selandia Baru, resmi dipilih untuk membalap bersama Max Verstappen di Red Bull mulai musim Formula 1 2025.
PEMBALAP Sergio Perez mengeklaim telah menolak dua peluang dari tim F1 lain untuk keluar dari Tim Red Bull musim 2025.
Pembalap tim Red Bull Sergio Perez dinis ketujuh di GP Belgia, Minggu (28/7), setelah mengawali balapan di posisi start kedua.
Peluncuran identitas visual tim dilakukan secara tidak biasa, yakni melalui tayangan iklan pada ajang Super Bowl, menandai keseriusan Cadillac memasuki panggung balap Formula 1.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Seorang juru bicara Williams menyebut bahwa absen di tes pramusim Formula 1 tersebut adalah "hasil rekayasa teknik yang lebih baik" di tengah situasi yang ada.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved