Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM bulu tangkis Indonesia tak hanya mempersiapkan diri dari segi teknik dan fisik semata untuk menghadapi tiga turnamen beregu yakni Piala Sudirman dan Thomas-Uber Cup.
Skuad Merah-Putih juga terus membangun sisi nonteknis dengan harapan dapat tampil maksimal pada tiga kejuaraan bergengsi tersebut.
Salah satu persiapan nonteknis yang dilakukan tim Merah-Putih adalah menggelar diskusi antara pemain, pelatih, dan tim pendukung bersama dengan tim medis, ahli gizi, dan psikolog, Rabu (15/9) sore.
Diinisiasi Kasubid Pengembangan Sport Science PP PBSI Iwan Hermawan, kegiatan ini dimaksudkan agar persiapan Hendra Setiawan dkk menuju perebutan ketiga ajang beregu ini benar-benar lebih siap.
"Lewat kegiatan ini, persiapan tim Piala Sudirman, Thomas dan Uber diharapkan jauh lebih mantap. Seluruh bidang, mulai dari tim medis, dokter gizi hingga psikolog akan mendukung agar pemain bisa berjuang maksimal dan memberikan yang terbaik," ujar Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta dalam keterangan resmi PBSI, Kamis (16/9).
Hadir sebagai pembicara adalah Kepala Tim Medis Pelatnas PBSI Prof. Dr. Nicolaas C. Budhiparama, Sp.OT, FICS dan dr. Grace Joselini C, MMRS., Sp.KO. Lalu dokter gizi, dr. Vetinly, Sp.GK dan dr. Paulina Toding, Sp.GK serta tim psikolog Endro Wibowo, S.Psi., Sustrani, S.Psi., dan Leony Desliawati N, M.Si., Psi.
Baca juga: Jelang Piala Sudirman 2021, PBSI Matangkan Persiapan
Menurut dr. Nicolaas, penting pencegahan dan penanganan cedera olahraga atlet Pelatnas PP PBSI. Sebab dengan mengusung target besar untuk bisa juara, selama persiapan atlet-atlet Tim Merah-Putih, jangan sampai cedera. Pelatihan yang dijalani atlet harus disusun dan direncanakan dengan baik oleh para pelatih.
"Ini yang harus dijaga. Di sini komunikasi atlet dan pelatih perlu terbuka. Kalau ada yang cedera, tolong segera disampaikan agar lebih cepat ditangani. Tentu kita tidak ingin karena dibebani target juara, atletnya malah cedera. Jadi selama persiapan harus dijaga betul, jangan sampai atlet cedera," tutur Nicolaas.
Sementara dr. Ventinly dan dr. Paulina memberikan pengarahan seputar gizi olahraga dan pengaturan suplemen bagi atlet. Bagaimana pentingnya mempersiapkan nutrisi kepada pemain selama persiapan, saat bertanding, dan setelah pertandingan usai.
"Menyangkut asupan nutrisi, para pemain harus memperhatikan sejak awal ketika masih berlatih di Pelatnas Cipayung. Selain itu, asupan nutrisi juga harus seimbang sesuai kebutuhan masing-masing atlet," ucap dr. Ventinly.
Sedangkan tim psikolog memaparkan soal aspek psikologis dalam menghadapi pertandingan atau kejuaraan di Piala Sudirman, Thomas dan Uber. Karena ketiga ajang ini merupakan kejuaraan beregu, maka semua pemain dalam tim harus memiliki visi dan misi yang sama untuk memboyong piala bergengsi tersebut ke Tanah Air.
"Agar menang di tiga kejuaraan tersebut harus dicapai secara kelompok. Ketika sebuah kemenangan diraih, itu berarti merupakan kemenangan bersama. Sebaliknya ketika kalah itu juga merupakan kekalahan bersama. Karena itu, kita harus memiliki visi dan misi yang sama untuk merebut piala tersebut," ujar Endro.
Adapun tim Merah-Putih akan memulai perjalanan panjang mereka pada 21 September mendatang di mana mereka akan terlebih dahulu mengikuti turnamen Piala Sudirman yang digelar di Finlandia, 26 September - 3 Oktober.
Beberapa hari berselang, mereka akan langsung berangkat ke Denmark untuk bertanding di Thomas-Uber Cup yang akan digelar pada 9 - 17 Oktober. (PBSI/OL-5)
Pelatih ganda campuran Rionny Mainaky menjelaskan Felisha mengeluhkan gangguan pada lengan kanannya setelah tampil pada semifinal Indonesia Masters 2026.
Bagi barisan pemain muda Indonesia, ajang Super 500 ini menjadi ujian mental yang sesungguhnya. Ainur menyoroti kiprah Joaquin/Raymond yang meski gagal meraih gelar.
BERHASIL melaju ke babak final Indonesia Masters 2026, rupanya tak membuat tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan tinggi hati. Ia mengaku tidak menyangka bisa memenangkan pertandingan.
TUNGGAL putra masa depan Indonesia, Alwi Farhan, memastikan diri melaju ke babak final turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2026 setelah memenangi laga semifinal.
Sebanyak enam wakil Indonesia akan kembali turun gelanggang di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (24/1), untuk memperebutkan tiket menuju babak final.
Tiwi/Fadia gagal melaju ke semifinal Indonesia Masters setelah ditundukkan wakil Jepang, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi, dengan skor 21-16, 11-21, dan 14-21.
Jika Indonesia Arena tidak memungkinkan, pemerintah juga membuka opsi penggunaan venue alternatifuntuk Piala Sudirman dan Piala Thomas-Uber.
Indonesia memiliki rekam jejak yang baik dalam menyelenggarakan berbagai event olahraga internasional.
Hasil di Piala Sudirman 2025 bisa menjadi tolok ukur kemajuan dan proses yang sudah berada dalam jalur yang benar.
Taufik Hidayat memastikan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bakal melakukan evaluasi atas kegagalan bulu tangkis Indonesia di Piala Sudirman 2025.
Alwi Farhan menjadi salah satu nama yang diprediksi melejit setelah tampil menawan dengan menumbangkan andalan Denmark Anders Antonsen di babak grup Piala Sudirman 2025.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat menekankan bahwa untuk meraih prestasi dalam sebuah turnamen, terutama di tingkat global, membutuhkan proses Panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved